Lewati ke konten

PKTD, Program Prioritas Mengatasi Ekonomi Desa Pasca Covid-19

Ribuan Relawan Desa Siap Lawan Covid-19

FOTO/Dok

Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, PDT dan Transmigrsi, Abdul Halim Iskandar menggelar Konferensi Pers secara virtual terkait dengan progress penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kantor Kementerian Desa PDTT, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Menteri Desa mengakui, fokusnya desa-desa dalam memaksimalkan BLT Dana Desa menyebabkan program Padat Karya Tunai Des (PKTD) mengalami stagnan.

Menurutnya, PKTD akan diprioritaskan untuk mengatasi ekonomi desa pasca pandemi covid 19.

“PKTD terus kita pantau juga. Data per 26 Mei 2020, dana desa yang dialokasikan untuk PKTD sudah mencapai Rp978,338 Miliar, dengan besaran upah Rp256,387 Miliar, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 281.304 jiwa,” ungkapnya.

Kemendes PDTT akan melakukan PKTD secara swakelola oleh perangkat desa dan masyarakat, disusul dengan mendayagunakan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi yang ada di desa, agar aspek seperti kebersihan tetap terjaga tanpa ada teknologi dari luar desa.

Adapun pekerja yang diprioritaskan dalam PKTD tersebut adalah anggota keluarga miskin dan marjinal dengan sistem upah harian sehingga menjaga keberlangsungan perekonomian mereka. (Red)

Scroll To Top