Presiden Indonesia yang ke-7, Joko Widodo, dikenal memiliki hubungan yang erat dengan berbagai organisasi relawan, salah satunya adalah Pro Jokowi (Projo), yang selama ini memberikan dukungan kuat kepadanya.
Namun, setelah masa jabatan Jokowi berakhir, pertanyaan yang muncul adalah: Apa langkah selanjutnya bagi Projo?
Apakah organisasi ini akan bertransformasi menjadi partai politik, ataukah akan tetap berperan sebagai organisasi relawan yang mendukung figur-figur tertentu?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita akan mendengar pendapat dari beberapa narasumber, yaitu Sekretaris Jenderal Projo, Handoko; Juru Bicara PDIP, Chico Hakim; dan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.
Bagaimana potensi transformasi Pro Jokowi? Apakah akan menjadi partai atau tetap bertahan sebagai organisasi relawan?