35.1 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober 2022
BerandaParlemenMarwan Jafar: Diperlukan Segera Lockdown Ala Indonesia

Marwan Jafar: Diperlukan Segera Lockdown Ala Indonesia

Rekomendasi

Lainnya

    Jakarta, desapedia.id – Sekurangnya dalam kurun selama sepekan terakhir ini, beberapa provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia khususnya di wilayah Pulau Jawa dilaporkan mengalami lonjakan kasus Covid-19 secara signifikan seperti banyak diberitakan oleh media-massa hingga group-group WhatsApp.

    Sedangkan untuk kawasan luar Pulau Jawa, perkembangan memprihatinkan yang serupa juga terjadi di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Timur serta Sumatera Utara.

    Terkait itu, Anggota DPR RI Marwan Jafar mengatakan, demi mengantisipasi maupun upaya konkrit mencegah penularan agar semakin tidak menyebarnya varian Covid-19, sangat boleh jadi pemerintah pusat segera mengkoordinasikan atau bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah untuk memberlakukan kondisi lock-down secara terbatas.

    Anggota DPR RI Marwan Jafar menandaskan salah satu solusi atau jalan keluar tersebut kepada para awak media hari ini (18/6/2021) di Jakarta.

    “Disebut diperlukan pemberlakuan lockdown ala Indonesia, karena mempertimbangkan dan mengingat secara budaya maupun psikologis orang Indonesia yang kurang sreg dan kaget kalau mendengar sesuatu tindakan atau kebijakan yang bersifat tegas dan keras,” ujar Marwan kepada para awak media, di Jakarta, Jum’at (18/6/2021).

    Padahal, tambahnya, serangkaian melonjaknya kasus Covid di beberapa daerah hari-hari belakangan ini mulai dari orang yang tanpa gejala, terinfeksi, isolasi mandiri, dirawat hingga meninggal dunia seperti pada fase awal pada Maret-April 2020 yang sama sekali tidak boleh dianggap enteng atau tidak bisa diabaikan begitu saja.

    Sementara itu, sebagian orang ada yang menganalisis penyebab kasus Covid yang terasa tiba-tiba melonjak adalah efek dari pergerakan orang di masa mudik, munculnya beberapa cluster baru, meningkatnya orang tanpa gejala dan cepat bermutasinya varian baru Covid.

    “Apa pun penyebab lonjakan kasus mutakhir ini, saya tetap mengingatkan agar kalangan pemerintah dengan kewenangan kementerian dan lembaga terkait serta para kepala daerah beserta jajarannya segera mengambil langkah tegas dan konkrit, terukur dan saling berkoordinasi lagi untuk melindungi segenap warga masyarakat. Maksudnya, paradigma atau pendekatan kesehatan oleh pemerintah mesti tetap diutamakan kembali meski pendekatan ekonomi juga tetap penting buat dijaga,” tegas Marwan yang juga mantan Menteri Desa PDTT ini.

    Dia yang juga anggota Komisi VI DPR RI ini mengajak kepada warga masyarakat, supaya serius kembali mendisiplinkan atau memperketat sejumlah protokol kesehatan. Mulai dari sering mencuci tangan dengan hand sanitizer, selalu pakai masker standar begitu keluar rumah, menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter, menghindari kerumunan orang serta mengurangi mobilitas atau bepergian jika tidak sangat perlu.

    Selain itu, secara individual masing-masing kita sangat perlu pula untuk selalu menjaga vitalitas atau daya imunitas tubuh dengan berbagai upaya rutin. Seperti makan dan minum bergizi, cukup istirahat atau tidur, aktif berolah raga sesuai usia, mengkonsumsi ramuan herbal atau vitamin suplemen serta tetap terus berdoa memohon perlindungan Tuhan. (Edi)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia

    Covid-19

    Indonesia
    6,431,624
    Kasus Positif
    Updated on 1 October 2022 - 14:46 WIB 14:46 WIB

    Indeks Berita

    Pasca Kenaikan Harga BBM, Pemerintah Diminta Perbaharui Definisi Kemiskinan

    Jakarta, desapedia.id – Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta Pemerintah melalui lembaga terkait untuk...

    Berita Terkait