Karawang, desapedia.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melakukan kunjungan ke Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Minggu (3/11/2024).
Ini merupakan kunjungan pertama Mendes Yandri ke desa semenjak di lantik sebagai Mendes PDT pada 21 Oktober lalu.
Dalam kunjungan kerjanya, Mendes Yandri memberikan arahan terkait penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Dalam pemanfaatan dana desa, Mendes Yandri menyampaikan, Dana Desa pada Tahun 2025 tidak banyak proporsi yang dibagi, hanya ada 2 (dua) saja yaitu BLT-DD dan Dana Operasional Desa.
Menurut Yandri, hal tersebut diharapkan Desa dapat lebih fleksibel dan maksimal dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di Desa sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki, sehingga dapat mendukung swasembada pangan, swasembada energi, makan siang bergizi, dan hilirisasi.
Kemudian dalam hal Swasembada Energi, kata Mendes Yandri, desa-desa di Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan energi terbarukan, seperti biogas, biomassa, tenaga surya, dan mikrohidro.
Politisi muda PAN ini menilai, desa dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada, agar desa dapat mandiri secara energi, sehingga kegiatan ekonomi dapat berlangsung dengan lebih efisien dan berkelanjutan.
“Swasembada energi ini bukan hanya tentang kebutuhan energi di tingkat desa, tetapi juga upaya kita bersama untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Ketika desa-desa bisa memproduksi dan memanfaatkan energi mereka sendiri, ini akan membawa manfaat ekonomi dan lingkungan yang besar,” katanya. (Red)





