Lewati ke konten

Jumlah Keterlibatan BUMDes di Program MBG Terus Meningkat

Jumlah Keterlibatan BUMDes di Program MBG Terus Meningkat - PT Desapedia Bangun Jaya

SPPG di Sleman

Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan Komisi V DPR RI pada Rabu (20/5/2026) lalu, terungkap jumlah keterlibatan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalami peningkatan.

Peran BUMDes tersebut dalam MBG sejauh ini terbagi 2, yakni sebagai pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menjadi pemasok bahan baku.

Berdasarkan data Kementerian Desa PDT, keterlibatan BUMDes dalam program MBG terus mengalami peningkatan.

Hingga Maret 2026 saja sudah sebanyak 741 BUMDes tercatat telah menjadi pemasok bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sedangkan 37 BUMDes lainnya telah berperan sebagai pengelola SPPG atau dapur MBG.

Dalam Raker tersebut, disampaikan bahwa Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah pemasok terbesar, yakni mencapai 280 BUMDes. Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan 169 BUMDes dan Jawa Tengah sebanyak 88 BUMDes.

“Ribuan BUMDes berhasil, hampir seribu yang sudah menjadi pemasok utama MBG, dan ratusan BUMDes sebagai pemilik dapur. Kita kuatkan saja supaya tidak saling mematikan”, ungkap Mendes PDT, Yandri Susanto didepan para anggota Komisi V DPR RI.

Untuk diketahui, saat ini sudah ada 28.900 unit SPPG yang telah beroperasi di berbagai desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Yandri menambahkan, selain menjadi pemasok bahan baku program MBG, banyak BUMDes kini berkembang sebagai pelaku utama desa ekspor. Menurutnya, sebagian besar pelaku desa ekspor saat ini berasal dari BUMDes yang mampu mengelola potensi ekonomi desa secara optimal. (Red)

Kembali ke atas laman