Jakarta, desapedia.id – Di tengah pesatnya perkembangan era digital, sebuah inovasi pembelajaran bernama Desa Institute hadir sebagai solusi peningkatan kapasitas pemangku kebijakan desa. Platform ini dirancang khusus untuk mendukung Kepala Desa, Perangkat Desa, Pendamping Pemberdayaan, serta pengelola UMKM dan BUMDes.
Desa Institute menghadirkan beragam fitur edukatif yang komprehensif. Mulai dari E-Library yang menyediakan pustaka digital untuk materi pengelolaan desa, UMKM, dan BUMDes, hingga E-Course yang menawarkan kursus daring untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa.
Platform ini juga dilengkapi dengan E-Seminar yang memungkinkan peserta berdiskusi secara interaktif dengan narasumber ahli. Selain itu, tersedia layanan pendampingan BUMDes dan aparatur desa yang mencakup bimbingan teknis serta strategi pengelolaan.
Keunikan Desa Institute terletak pada konsep kepemilikan bersamanya. Masyarakat dapat berkontribusi dengan minimal Rp 100.000 untuk menjadi bagian dari komunitas “Pemilik Desa Institute”. Para kontributor tidak hanya mendapat akses ke platform, tetapi juga diberi hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.
Dalam hal pengelolaan dana, Desa Institute menerapkan sistem transparansi melalui Kantong Bersama Bank Jago. Sistem ini memungkinkan seluruh kontributor memantau arus kas secara real-time, menjamin akuntabilitas penggunaan dana.
Bagi yang ingin berkontribusi, donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Jago 105751225774 atas nama Surjokotjo – Kantong DESA Institute.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui platform Kompasiana dengan tajuk “DESA Institute: Platform Edukasi Desa dengan Pondasi Gotong Royong” di https://www.kompasiana.com/suryokocosuryoputro1324/67a8048b34777c726e2b6152/desa-institute-platform-edukasi-desa-dengan-pondasi-gotong-royong-atkompasianadesa. (Red)





