Lewati ke konten

MTsN 1 Setu Terima 384 Siswa Baru, Gedung Direnovasi Total Tanpa Pungutan Biaya

Bekasi, desapedia.id — Proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di MTsN 1 Setu untuk Tahun Ajaran 2026/2027 resmi rampung dan berjalan lancar.

Humas MTsN 1 Setu, Aji Aryaji, S.T., menyampaikan bahwa seluruh tahapan penerimaan berlangsung kondusif, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil. Kegiatan ini berlangsung sejak 15 Maret hingga 9 Mei 2026.

“Alhamdulillah, PMBM tahun ini berjalan lancar dan kondusif. Kami berupaya memastikan prosesnya transparan dan sesuai aturan,” ujar Aji, Rabu (13/5/2026).

Dia menjelaskan, dari total 780 pendaftar, sebanyak 384 siswa dinyatakan lolos dan diterima di MTsN 1 Setu melalui tiga jalur yang dibuka.

Pertama, jalur prestasi. Sebanyak 105 siswa diterima melalui jalur ini berdasarkan capaian akademik maupun non-akademik di tingkat kabupaten hingga nasional.

Kedua, jalur afirmasi. Sebanyak 25 siswa diterima melalui jalur ini, dan seluruh pendaftarnya dinyatakan lolos tanpa terkecuali.

Ketiga, jalur reguler. Jalur ini menjadi yang terbanyak kuotanya, dengan 254 siswa yang lolos seleksi baca tulis Al-Qur’an sebagai syarat utama.

“Seleksi dilakukan secara ketat untuk menjaga kualitas input siswa. Pihak madrasah juga membuka posko informasi dan pengaduan selama proses berlangsung agar masyarakat bisa memantau langsung,” jelasnya.

Selain soal penerimaan siswa, Aji juga menyampaikan kabar baik terkait sarana dan prasarana. Dia memastikan gedung MTsN 1 Setu telah direnovasi total oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah, bangunan MTsN direnovasi total dari Dinas PU. Komite dan orang tua murid tidak perlu khawatir, dan tidak ada pungutan biaya bangunan,” tegasnya.

Renovasi ini mencakup ruang kelas, fasilitas sanitasi, dan area pendukung lainnya. Dengan kondisi gedung yang baru, pihak madrasah berharap proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan mendukung prestasi siswa.

Lebih lanjut, Aji menambahkan, MTsN 1 Setu berkomitmen menjadi madrasah negeri yang melayani masyarakat dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas pungutan liar. Dia mengapresiasi dukungan komite, orang tua, dan Dinas Pendidikan yang turut mengawal kelancaran PMBM.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Semoga siswa yang diterima bisa menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak, dan membawa nama baik madrasah,” tutupnya. (Pri) 

Kembali ke atas laman