Serang, desapedia.id – Masa kampanye Pilkada Serentak kini tengah berlangsung marak dan dinamis di berbagai Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia. Tak terkecuali kampanye Pilkada di Kabupaten Serang yang diikuti oleh 2 pasangan calon.
Salah satu pasangan calon, yakni calon Bupati dan Wakil Bupati Serang nomor urut 2, Ratu Rachmatu Zakiyah dan Najib Hamas menjanjikan sejumlah program dan kegiatan prioritas bagi desa-desa di Kabupaten Serang.
Salah satunya yakni pemerataan layanan air bersih bagi seluruh masyarakat yang ada di desa-desa se Kabupaten Serang.
Dikutip dari berbagai sumber, Zakiyah menegaskan salah satu program prioritas yang akan dijalankan ketika terpilih menjadi Bupati Serang yakni penyediaan dan penyaluran air bersih disetiap desa terutama yang terdampak musim kemarau.
Untuk diketahui, ketersediaan air bersih kerap kali menjadi permasalahan di Serang selama ini terutama di beberapa Kecamatan yang seringkali mengalami kesulitan air bersih setelah memasuki musim kemarau.
Zakiyah menegaskan, dirinya akan mendorong adanya ketersediaan air bersih di setiap desa dengan menyiapkan infrastruktur disetiap desa.
“Salah satu permasalahan yang terjadi di Kabupaten Serang ialah ketersediaan air bersih, oleh sebab itu jika saya terpilih dan memimpin di Kabupaten Serang, penyediaan air bersih dan penyaluran air bersih harus merata bagi setiap desa yang berdampak”, tegas Zakiyah yang dikutip dari sejumlah media online diawal bulan November ini saat berkampanye.
“Zakiyah memastikan dengan membangun infrastruktur air bersih di setiap desa yang terdampak kekeringan dan daerah terpelosok, membangun sumur bor di titik strategis adalah untuk memastikan suplai air bersih ini berjangka panjang.
Untuk menopang infrastruktur air bersih, Zakiyah juga berencana akan membentuk tim khusus yang akan melakukan monitoring dan evaluasi ketersediaan air bersih di desa.
“Nantinya akan bekerjasama dengan dinas yang bertanggungjawab di Pemkab Serang”, ungkapnya.
Bagi Zakiyah, program prioritas pemerataan akses air bersih di desa-desa ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Serang, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Pusat dan komunitas Masyarakat. (Red)





