Lewati ke konten

Jalan Cinyosog Licin dan Berdebu, Lurah Desak PT CMS Bertanggung Jawab

Bekasi, desapedia.id – Lurah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Haji Sain, meminta proses pengiriman tanah untuk proyek Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan dihentikan sementara. Pasalnya, aktivitas tersebut dinilai mencemari lingkungan secara fisik, membuat Jalan Raya Cinyosog menjadi licin saat musim hujan dan berdebu ketika kemarau sehingga mengganggu penglihatan pengendara.

Karena itu, Nemin akan memanggil PT CMS, vendor pengiriman tanah, untuk mempertanggungjawabkan hal ini. “Proyek apapun kalau mengganggu pengguna jalan, saya tidak terima. Ini kerjaan kaya begini, secara manusiawi di bulan puasa orang bekerja begini,” kata Nemin, Selasa (3/3/2026).

Dia menuntut agar PT CMS memberikan solusi untuk mengatasi masalah ini dan mencegah kecelakaan. “Harusnya kalau yang musim begini enggak usah masuk tanah Pak. Kasihan orang pengendara jalan, saya yang dimaki-maki warga seakan-akan saya tidak peduli,” tambahnya.

Warga Desa Burangkeng juga telah memprotes proyek Tol Japek 2 karena merugikan petani dan warga sekitar. Mereka menuntut agar proyek tersebut tidak mengganggu kehidupan sehari-hari dan lingkungan.

Nemin berharap PT CMS dapat bertanggung jawab dan mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. “Saya tidak dapat apa-apa di sini tapi dicaci-maki rakyat. Saya ingin warga aman dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu pihak PT CMS sampai berita ini ditayangkan, belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (Pri)

Kembali ke atas laman