Padang, desapedia.id – Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sumatra Barat (Sumbar) dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) menyatakan perlu ada langkah yang strategis dalam merealisasikan Dana Desa sehingga dapat memberikan dampak bagi perekonomian di perdesaan.
“Kami di DJPb berharap betul pada 2025 nanti penggunaan Dana Desa benar-benar dapat mendorong perekonomian di perdesaan. Supaya hal itu terwujud, kami akan melakukan rapat bersama pemerintah nagari/desa, agar maksud dan tujuan dari Dana Desa itu, punya kesamaan visi dan misi,” kata Kepala Kanwil DJPb Sumbar Syukriah HG pada Senin (30/12/2024).
Menurutnya, jika melihat dari realisasi Dana Desa sepanjang tahun 2024 yang telah mencapai 100 persen atau sebesar Rp1,05 triliun, kondisi yang terjadi di lapangan, program-program yang dilahirkan pemerintah nagari/desa belum semuanya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Untuk diketahui, penyaluran Dana Desa diberikan kepada 1.035 desa yang ada di Sumbar pada tahun 2024 terealisasi 100 persen dari alokasi pagu Dana Desa yang disalurkan ke nagari-nagari di seluruh Sumbar. Namun demikian, Syukriah menegaskan, belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Oleh karena itu Syukriah menegaskan, penggunaan Dana Desa jangan hanya terpaku pada infrastruktur saja, tapi juga perlu untuk berpikir menciptakan sebuah ekonomi baru, seperti menciptakan objek wisata, hingga melahirkan ide-ide yang dapat mendorong tumbuhnya UMKM di perdesaan.
“Untuk infrastruktur perlu, tapi akan lebih baik lagi mencoba berpikir untuk hal lain. Sehingga dampak dari Dana Desa benar-benar turut dirasakan masyarakat. Jadi masing-masing di desa itu, harus dilihat kembali, dan jangan asal direalisasikan saja Dana Desanya” tegasnya.
Syukriah menyatakan kunci membangun ekonomi daerah itu adalah memahami dan mampu melihat dengan jeli potensi yang ada di masing-masih desa.
“Jika ekonomi kuat sudah terbangun dari desa, maka persoalan kemiskinan dan termasuk stunting juga bisa diatasi. Upaya itu tentunya butuh dukungan dan sinergitas dari pihak lainnya. ungkapnya. (Red)





