Bekasi, desapedia.id – Komunitas Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng (KP3B) memberikan apresiasi terhadap kegiatan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi pekerja informal, khususnya para pemulung.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) bersama United Nations Development Programme (UNDP) pada Jumat (27/2/2026).
Ketua KP3B, Narta Nurhata, yang akrab disapa Konang, menyampaikan bahwa pelatihan K3 ini sangat bermanfaat bagi para pemulung di sekitar TPA Burangkeng, terutama dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja mereka.
“Para pemulung yang telah membantu pemerintah dalam mengurangi sampah secara swadaya ini sangat rentan terhadap kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan. Setiap hari mereka berhadapan langsung dengan gunung sampah yang penuh dengan risiko,” ujar Konang usai kegiatan.
Dia menambahkan, pelatihan ini diharapkan menjadi perhatian publik bahwa para pemulung berhak atas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.
Dia juga mengatakan, Melalui pelatihan tersebut, para pemulung tidak hanya mendapatkan edukasi penggunaan alat pelindung diri (APD), tetapi juga pemahaman tentang berbagai tingkat risiko yang dihadapi dalam proses pemilahan sampah.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini, para pemulung semakin berhati-hati saat bekerja, karena keselamatan mereka sama pentingnya dengan kebutuhan ekonomi yang mereka perjuangkan setiap harinya,” pungkas Konang.





