Lewati ke konten
Yandri Susanto
Yandri Susanto

Bupati Merangin Apresiasi Desa Durian Rambun Sukses Kelola Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Bupati Merangin Apresiasi Desa Durian Rambun Sukses Kelola Dana Desa untuk Ketahanan Pangan - PT Desapedia Bangun Jaya

Bupati Merangin, M. Syukur

Merangin, desapedia.id – Sebagaimana diketahui, Permendes PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026 telah menetapkan 8 prioritas penggunaan Dana Desa 2026. Salah satunya, yaitu prioritas keempat adalah penguatan ketahanan pangan desa.

Program ini meliputi pengembangan lumbung pangan desa, energi terbarukan, serta penguatan lembaga ekonomi desa lainnya.

Prestasi gemilang pengelolaan dana desa untuk ketahanan pangan yang ditunjukkan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi menuai apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Merangin.

Betapa tidak, lewat pengelolaan dana ketahanan pangan yang efisien sebesar Rp35 juta yang bersumber dari Dana Desa ini, Desa Durian Rambun mampu memanen padi ladang dengan nilai ekonomi mencapai Rp700 juta.

Keberhasilan fantastis ini disampaikan langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, di hadapan ratusan Kepala Desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Merangin pada Rabu (18/3/2026) lalu.

Menurut Bupati M. Syukur, capaian ini merupakan bukti nyata bahwa kreativitas dalam mengelola anggaran desa dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan warga.

Atas dedikasi tersebut, Desa Durian Rambun kini menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Merangin yang dipercaya menerima bantuan dari pemerintah pusat dalam program penyelamatan kelestarian hutan.

Bupati M. Syukur pun menegaskan komitmennya untuk membawa prestasi ini ke tingkat nasional.

“Keberhasilan ini akan segera saya laporkan kepada Menteri Pertanian. Saya ingin Desa Durian Rambun mendapatkan penghargaan resmi dari Kementerian atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional secara mandiri,” ujar M. Syukur dengan nada bangga.

Syukur yang juga pernah menjadi anggota DPD RI ini meminta seluruh kepala desa di Merangin menjadikan Durian Rambun sebagai motivasi dan tolak ukur dalam pemanfaatan anggaran desa. Ia menekankan bahwa dana desa tidak hanya sekadar dihabiskan, tetapi harus mampu diputar menjadi motor penggerak ekonomi.

“Yang pemerintah butuhkan saat ini adalah kreativitas dalam memanfaatkan peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Desa Durian Rambun ini adalah contoh yang baika. Potensinya sangat besar, apalagi jika nanti dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus pemerintah,” pungkasnya. (Red)

Kembali ke atas laman