33.2 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Nasional Wapres Ma'ruf Amin Apresiasi Penanganan Pencegahan Stunting di Desa...

Wapres Ma’ruf Amin Apresiasi Penanganan Pencegahan Stunting di Desa Pecatu

Rekomendasi

Lainnya

    Di Webinar Nasional Unhan, Prof Djo Usulkan Pilkada Melalui Pemilihan oleh DPRD Selama Masa Pandemi

    Jakarta, desapedia.id – Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 di 270 wilayah kabupaten/kota dan propinsi tahun ini berada...

    Wakapolri: Penanganan Korupsi Dana Desa Diupayakan Langkah Pencegahan Sejak Awal

    Jakarta, desapedia.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan beberapa kebijakan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi. Salah...

    Akhmad Muqowam Sesalkan UU No. 2/2020 Mencabut Dana Desa

    Jakarta, desapedia.id – Pada pasal 28 angka 8 UU Nomor 2/2020 berbunyi: Pada saat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ini...

    Badung, desapedia.id – Didampingi oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar,, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengunjungi Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali pada Kamis (31/10).

    Dalam kunjungan ini, Wapres Ma’ruf Amin meninjau kegiatan posyandu di Banjar Tengah Desa Pecatu dan meninjau stan pameran terkait program pemanfaatan dana desa yang telah dilaksanakan di desa pecatu seperti pemanfaatan lapangan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pecatu, Posyandu, PAUD dan sejumlah stan pameran yang berada di Lapangan Balai Desa Pecatu.

    “Kami meninjau hasil penggunaan dana desa yang dimanfaatkan untuk kegiatan peningkatan produksi tanaman pangan dan sayuran organik, pemberdayaan penyandang divabel, halaman tempat pengolahan sampah terpadu, pembuatan tutup beton lapangan, sarpras lingkungan hingga untuk kegiatan pencegahan stunting,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar disela-sela kunjungan mendampingi Wapres Ma’ruf Amin di Lapangan Balai Desa Pecatu pada Kamis (31/10).

    Untuk pencegahan stunting di desa pecatu, kata Halim, telah memenuhi target pemerintah secara nasional sebesar 28 persen hingga akhir 2019 dan dibawah 20 persen hingga 2024.

    “Berdasarkan laporannya didesa ini, Desa Pecatu sebesar 16 persen. Ini berarti sudah melewati target. Saya berharap, kedepan, angka stunting bisa terus ditekan hingga didesa ini bebas dari stunting,” katanya.

    Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi langkah penanganan pencegahan stunting di Desa Pecatu. Adapun, langkah yang ditangani tersebut diantaranya yakni memberikan pencegahan dengan memberikan informasi terkait pencegahan stunting pada tingkat remaja, pra nikah, nikah, ibu hamil dan bayi. Bahkan ketika diketahui ada stunting, maka dilakukan intervensi untuk menurunkan hingga menghilangkan stunting tersebut.

    “Saya melihat upaya-upaya pencegahan stunting itu dilakukan secara sistematis.
    Stunting disini tinggal 16 persen. Kita ingin mengembangkan penanganan stunting di bali ini keseluruh indonesia. Penanganan stunting ini harus bersama-sama agar capaiannya jelas. Untuk anggarannya tidak hanya penggunaan dana desa untuk penanganan stunting didesa. Tapi, juga dari anggaran lainnya yang harus kita tangani secara bersama-sama,” katanya.

    Dalam kesempatan kunjungan ke Desa Pecatu, Wapres juga mengapresiasi terkait pembangunan yang dilakukan dengan menggunakan dana desa.

    “Saya melihat tentang pembangunan dengan dana desa itu dimanfaatkan secara efektif. Dari pembangunan lapangan bola, penanaman hidroponik yang hasilnya itu dibawa ke restoran dan lain-lain,” katanya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    214,746
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    KLC Rilis Kertas Kebijakan: Memperkuat Perlindungan Hukum Bagi Pekerja...

    Jakarta, desapedia.id - Melalui Pendiri dan Ketua Koalisi Lawan Corona (KLC), Nukila Evanty mengirimkan rilis kepada desapedia.id berupa kertas kebijakan (policy paper) tentang "Memperkuat...

    Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi: Kualitas Petani di Desa...

    Jakarta, desapedia.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengakui, kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa masih...

    Berita Terkait