31.3 C
Jakarta
Sabtu, 9 Januari 2021
Beranda Desa Wamendes Budi Arie: Terlalu Beresiko Membiarkan Desa Menerima Arus...

Wamendes Budi Arie: Terlalu Beresiko Membiarkan Desa Menerima Arus Mudik

Rekomendasi

Lainnya

    Warga Desa Lebih Mendukung Vaksinasi Covid–19, Sudah Semestinya Kades Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin

    Jakarta, desapedia.id – kegiatan vaksinasi Covid–19 dibeberapa provinsi di Indonesia sudah akan dimulai pada pertengahan bulan Januari 2021 ini....

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Jakarta, desapedia.id – Wabah Covid 19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, sebentar lagi akan memasuki fase yang krusial khususnya saat Hari Raya Lebaran atau Idul Fitri.

    “Mudik di hari raya Lebaran adalah peristiwa Sosio Kultural yang sudah menjadi tradisi di Indonesia. Hal ini karena nilai-nilai kekeluargaan dan kekerabatan yang sangat dijunjung tinggi masyarakat Indonesia,” jelas Budi Arie Setiadi, Senin (6/4/2020).

    “Seluruh desa juga sudah menyiapkan berbagai protokol untuk menerima para pemudik. Relawan desa sudah dibentuk dan bekerja untuk mengantisipasi penyebaran wabah Corona. Tapi menurut hemat kami terlalu beresiko membiarkan desa menerima arus mudik,” jelas Budi.

    “Ini bukan soal siap atau tidak siap. Ini soal resiko yang harus menjadi beban desa. Jika tahun lalu ada sekitar 20 juta pemudik. Dengan asumsi sebagian besar mudik ke Pulau Jawa maka setiap desa di Jawa harus menanggung rata- rata 1200-1300 pemudik di momen itu. Tentu ini beban yang berat,” tambahnya.

    Untuk diketahui, jumlah desa di pulau Jawa di Luar Jakarta berjumlah total 15.470 desa. Rinciannya, Banten 1237 desa, Jawa Barat 5311 desa, Jawa Tengah 7808 desa, FIY 391 desa dan Jawa Timur 7723 desa.

    “Jadi selain desa harus di lindungi dari para pemudik. Beban desa juga harus dimanage dengan jumlah yang rasional dan masuk akal. Mitigasi resiko harus akurat. Jangan biarkan desa menerima beban di luar kemampuannya. Jangan biarkan desa menanggung resiko,” pungkas Budi. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    808,340
    Kasus Positif
    Updated on 9 January 2021 - 12:02 WIB 12:02 WIB

    Indeks Berita

    Mendes Pastikan Tidak Ada Penambahan, Aris Yudirianto: Masih Kurang...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Forum Pendamping Lokal Desa se–Provinsi Jawa Tengah, Aris Yudirianto mendesak agar Kementerian Desa Pembangunan Daerah...

    Penggunaan Dana Desa Per 15 Desember 2020 Sebesar Rp...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa pagu Dana Desa (DD) pada tahun 2020 yakni sebesar...

    Pemdes Lubangbuaya Usulkan Pembangunan Embung untuk Atasi Banjir

    Bekasi, desapedia.id - Rencana pembangunan embung di wilayah Desa Lubangbuaya menjadi salah satu pembahasan utama dalam kegiatan rapat minggon tingkat Kecamatan Setu yang dilaksanakan...

    Tiongkok Kirim Vaksin Covid-19, Desa Cibolang Sukabumi Balas Mengekspor...

    Sukabumi, desapedia.id – Desa Cibolang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akan mengekspor buah manggis ke Tiongkok di tengah pandemi Covid-19 pada akhir 2020.Ekspor Manggis dari...

    Ini Manfaatnya Jika SDGs Desa Dijadikan Bahan Kampanye Calon...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat berbicara pada kegiatan Konsultasi Publik Rancangan PP tentang...

    Berita Terkait