33.4 C
Jakarta
Jumat, 15 Mei 2020
Beranda Desa Wamendes Budi Arie: Terlalu Beresiko Membiarkan Desa Menerima Arus...

Wamendes Budi Arie: Terlalu Beresiko Membiarkan Desa Menerima Arus Mudik

Rekomendasi

Lainnya

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra Putih ke China

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Korupsi Dana Desa oleh Kades Semakin Masif

    Jakarta, desapedia.id - Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 telah mengamanatkan Dana Desa dianggarkan sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan...

    Ini Loh Rincian Dana Desa Menurut Kabupaten dan Kota Tahun 2020

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp72 triliun pada tahun 2020. Dana Desa tersebut akan...

    Jakarta, desapedia.id – Wabah Covid 19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, sebentar lagi akan memasuki fase yang krusial khususnya saat Hari Raya Lebaran atau Idul Fitri.

    “Mudik di hari raya Lebaran adalah peristiwa Sosio Kultural yang sudah menjadi tradisi di Indonesia. Hal ini karena nilai-nilai kekeluargaan dan kekerabatan yang sangat dijunjung tinggi masyarakat Indonesia,” jelas Budi Arie Setiadi, Senin (6/4/2020).

    “Seluruh desa juga sudah menyiapkan berbagai protokol untuk menerima para pemudik. Relawan desa sudah dibentuk dan bekerja untuk mengantisipasi penyebaran wabah Corona. Tapi menurut hemat kami terlalu beresiko membiarkan desa menerima arus mudik,” jelas Budi.

    “Ini bukan soal siap atau tidak siap. Ini soal resiko yang harus menjadi beban desa. Jika tahun lalu ada sekitar 20 juta pemudik. Dengan asumsi sebagian besar mudik ke Pulau Jawa maka setiap desa di Jawa harus menanggung rata- rata 1200-1300 pemudik di momen itu. Tentu ini beban yang berat,” tambahnya.

    Untuk diketahui, jumlah desa di pulau Jawa di Luar Jakarta berjumlah total 15.470 desa. Rinciannya, Banten 1237 desa, Jawa Barat 5311 desa, Jawa Tengah 7808 desa, FIY 391 desa dan Jawa Timur 7723 desa.

    “Jadi selain desa harus di lindungi dari para pemudik. Beban desa juga harus dimanage dengan jumlah yang rasional dan masuk akal. Mitigasi resiko harus akurat. Jangan biarkan desa menerima beban di luar kemampuannya. Jangan biarkan desa menanggung resiko,” pungkas Budi. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,006
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Pandemi Corona, Kades Bone Lemo Ajak Pelajar dan Mahasiswa...

    Luwu, Desapedia.id- Menyusul pandemi COVID-19 yang semakin meluas, Kepala Desa Bonelemo, Kecamatan Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Baso, SH membuat...

    Ada Desa di Pati yang Sudah Lockdown, Desa Di...

    Jakarta, desapedia.id – Semakin mewabahnya Covid–19 membuat publik terus saja mendesak pemerintah untuk melakukan lockdown demi untuk memutus rantai sebaran virus tersebut. Lockdown itu sendiri...

    Masyarakat Desa Dihimbau Doakan Ibunda Jokowi

    Jakarta, desapedia.id - Indonesia sedang berduka. Pasalnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Soedjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) di Solo, Jawa Tengah Pukul...

    Pemerintah Desa Bojongkulur Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

    Bogor, desapedia.id – Laju penularan dan penyebaran virus corona yang dikenal dengan sebutan Covid–19 kian masif saja. Bahkan sudah sampai ke desa–desa. himbauan untuk...

    Ini Faktor Pendukung dan Penghambat Berkembangnya BUMDes

    Jakarta, desapedia.id – Untuk mewujudkan suatu organisasi yang efektif dalam pelaksanaan peranannya tidak lepas dari berbagai faktor yang mempengaruhi kinerjanya dalam mencapai tujuan. Seperti halnya...

    Berita Terkait