27 C
Jakarta
Selasa, 26 Januari 2021
Beranda Daerah Wakil Mendes PDTT Apresiasi Penurunan Drastis Jumlah Desa Tertinggal...

Wakil Mendes PDTT Apresiasi Penurunan Drastis Jumlah Desa Tertinggal di Wakatobi Melalui Pengembangan Desa Maritim

Rekomendasi

Lainnya

    Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Silaturahmi ke Ponpes Nuu Waar Papua

    Bekasi, desapedia.id - Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Kav. Tofan Trianggoro mengunjungi Pondok Pesantren Nuu Warr Papua yang berlokasi...

    Babinsa Koramil 06/Setu Ikut Aksi Gerakan Sejuta Pohon di Situ Burangkeng

    Bekasi, desapedia.id – Babinsa Koramil 06/Setu ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon di Situ Burangkeng yang terletak di Desa...

    Gubernur NTB: SDGs Desa Sangat Luar Biasa

    Mataram, desapedia.id – Dalam sosialisasi Permendesa No.13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 dan Konsultasi Publik RPP...

    Wakatobi, desapedia.id – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi mengatakan, pembangunan desa-desa dalam lima tahun terakhir telah berhasil mengentaskan desa sangat tertinggal di Kabupaten Wakatobi.

    Selain itu, jumlah desa tertinggal di Kabupaten Wakatobi juga mengalami penurunan yang cukup signifikan.

    “Setidaknya desa sangat tertinggal sudah tidak ada. Desa tertinggal memang masih ada, tapi dalam tempo sesingkat-singkatnya kita upayakan agar bagaimana desa tertinggal tidak ada lagi,” ujarnya pada Sarasehan Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/11).

    Adapun capaian pembangunan desa merujuk pada data Pemerintah Kabupaten Wakatobi, diantaranya, pengentasan desa sangat tertinggal yang pada tahun 2018 sebanyak 6 desa menjadi nol pada tahun 2020; pengentasan desa tertinggal yang pada tahun 2018 sebanyak 52 desa menjadi 9 desa pada tahun 2020.

    Selanjutnya, peningkatan desa berkembang pada tahun 2018 sebanyak 16 desa menjadi 60 desa pada tahun 2020; dan peningkatan desa maju yang pada tahun 2018 berjumlah nol menjadi 6 desa pada tahun 2020.

    Menurut Budi Arie, Kabupaten Wakatobi memiliki potensi yang sangat luar biasa. Ia menegaskan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan terus mendorong pengembangan wisata maritim di Wakatobi.

    “Kita dukung wisata maritim di Wakatobi khususnya diving, sebagai potensi utama Wakatobi untuk terus berkembang,” tegasnya.

    Di samping itu, ia mengingatkan bahwa pembangunan wisata maritim di Wakatobi juga harus dibarengi dengan peningkatan digitalisasi di desa-desa. Menurutnya, digitalisasi menjadi sebuah keharusan untuk memastikan desa-desa memiliki daya saing.

    “Kalau mau menjadi Kabupaten Maritim, mampu bersaing, digitalisasi harus dan wajib direalisasikan di Wakatobi. Ke depan tidak bisa lagi mengelak dengan digitalisasi. Desa harus siap,” ujarnya.

    Dalam kunjungannya tersebut, Budi Arie juga menyerahkan bantuan berbagai sarana pendukung pengembangan ekonomi kawasan perdesaan di Kabupaten Wakatobi. Beberapa bantuan tersebut di antaranya: bantuan pembangunan air bersih (UF PUMP dan RO); kapal tangkap ikan 10 GT; pembangunan dive center dan restoran panggung.

    Selanjutnya, bantuan pembangunan gerai kerajinan dan alat tenun bukan mesin; pembangunan pasar kawasan; pengembangan sarana prasarana BUMDes Bersama dan UBK; jalan antar desa dan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya.

    Di sisi lain, Plt. Bupati Wakatobi Aslaman Sadiq mengatakan, pembangunan desa-desa di Wakatobi juga tidak lepas dari kontribusi dana desa. Menurutnya, anggaran dana desa di Kabupaten Wakatobi mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

    Pada tahun 2015 dana desa Kabupaten Wakatobi sebesar Rp31.225.856.000, meningkat menjadi Rp66.967.198.000 pada tahun 2020.

    “Dana desa yang diperoleh Wakatobi dalam kurun waktu lima tahun meningkat sebesar 57 persen,” ujarnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,012,350
    Kasus Positif
    Updated on 26 January 2021 - 19:00 WIB 19:00 WIB

    Indeks Berita

    Resmikan Aplikasi Subang Smart Desa dan Kelurahan, Wamendes: Gunakan...

    Subang, desapedia.id – Wakil Menteri Desa, PDT & Transmigrasi Budi Arie Setiadi kembali melakukan kunjungan ke daerah. Kali ini...

    Refleksi Penanggulangan Covid–19, KPPOD Soroti Tarik Ulur Penetapan PSBB...

    Jakarta, desapedia.id – Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) menggelar secara virtual Diskusi Media bertemakan Refleksi Otonomi Daerah tahun 2020. Dalam diskusi yang digelar...

    Babinsa Koramil 06/Setu Bantu Persiapan Sekolah Tatap Muka di...

    Bekasi, Desapedia.id – Personel TNI Koramil 06/Setu membantu Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melakukan verifikasi persiapan pembelajaran tatap muka untuk tingkat SD di Desa Lubangbuaya,...

    Muspika Setu Bagikan Masker dan Sosialisasi Pencegahan Covid-19

    Bekasi, desapedia.id - Jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Setu melakukan sosialisasi pencegahan virus Corona atau Covid-19 sekaligus membagikan masker, Jum'at (18/12/2020). Sosialisasi ini diberikan...

    Koramil 06/Setu Bersinergi Gelar Operasi Yustisi

    Bekasi, Desapedia - Operasi Yustisi terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 digelar di ruas Jalan Raya Setu, tepatnya di pertigaan samping Kantor Kecamatan Setu, Kabupaten...

    Berita Terkait