33.9 C
Jakarta
Kamis, 1 Oktober 2020
Beranda Daerah Wakil Bupati Sleman: Asalkan Sesuai Musdes, Dana Desa dapat...

Wakil Bupati Sleman: Asalkan Sesuai Musdes, Dana Desa dapat Dimanfaatkan untuk Penanggulangan Stunting

Rekomendasi

Lainnya

    Apresiasi Kenaikan Dana Desa 2021, Ketua Umum Apdesi Minta Pemdes Perhatikan Keinginan Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar telah menyampaikan bahwa alokasi...

    Desa Tangguh Bencana Diperlukan untuk Membangun 7 Obyek Ketangguhan

    Palu, desapedia.id – Membangun kembali daerah atau desa terdampak bencana menjadi lebih baik dan lebih aman dengan berbasiskan komunitas...

    Catat Pak Kades, Ini Indikator Kerberhasilan Penggunaan Dana Desa 2021

    Jakarta, desapedia.id – Pada Senin (22/9) lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar...

    Sleman, desapedia.id – Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mendukung Pemerintah Kabupaten Sleman yang saat ini sedang dalam proses penyusunan Peraturan Bupati tentang Penanganan Stunting.

    Dirinya berharap rancangan Perbup ini setelah ditetapkan menjadi Perbub dapat mempercepat penanganan stunting di Kabupaten Sleman.

    Namun Demikian, Sri Muslimatun mengusulkan agar Dana Desa yang bersumber dari APBN dapat dimanfaatkan untuk pencegahan dan penanganan stunting.

    Sri Muslimatun

    “Penanggulangan stunting dapat dilakukan dengan memanfaatkan Dana Desa asalkan sesuai musyawarah desa. Misalkan, untuk penanganan dan pencegahan. Tapi, tentu saja itu tidak beriringan tujuan kemandirian ekonomi desa,” ujarnya Sri belum lama ini.

    Sri menjelaskan, Dana Desa yang dimaksud dapat digunakan untuk kegiatan seperti pembangunan atau rehab Poskesdes, Polindes dan Posyandu, penyediaan makanan sehat untuk balita, pembangunan sanitasi dan air bersih, MCK serta pembinaan kader kesehatan masyarakat.

    Sri menambahkan, di Kabupaten Sleman pada 2018 menunjukkan prevalensi balita stunting 11,00 persen. Selain itu, balita gizi kurang 7,32 persen dan balita kurus 3,97 persen.

    “Secara statistik angka ini mengalami penurunan dibandingkan 20117,” tegasnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    287,008
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Apresiasi Kenaikan Dana Desa 2021, Ketua Umum Apdesi Minta...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar telah menyampaikan bahwa alokasi...

    Transisional Para Calon Pemimpin Daerah di Pilkada 2020

    Penulis: Yuono Setyo Widagdo, Kader Muda Partai Golkar Globalisasi telah menjadikan sistem interaksi dalam hubungan internasional antar negara saling terintegrasi satu sama lain sehingga batas-batas...

    RUU Penanggulangan Bencana Harus Memperkuat Pengetahuan Kebencanaan Warga Desa

    Jakarta, desapedia.id – DPR RI kini sedang membahas Rancangan Undang–Undang (RUU)  Penanggulangan Bencana. Pembahasan ini kini juga sedang dilakukan oleh DPD RI. Direktur Eksekutif Amcolabora...

    Operasi Yustisi Digelar di Kecamatan Setu

    Bekasi, desapedia.id - Operasi Yustisi terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 digelar di ruas Jalan Raya Setu, tepatnya di depan gerbang Perumahan Grand Residence, Desa...

    Rakor dengan Menko Luhut Panjaitan, Mendes Abdul Halim Sebut...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri...

    Berita Terkait