33.1 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Desa TTG Nasional Diharapkan Mampu Tingkatkan Inovasi Teknologi Perdesaan

TTG Nasional Diharapkan Mampu Tingkatkan Inovasi Teknologi Perdesaan

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI Desak DPD RI Bertindak

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Jakarta, desapedia.id – Gelaran event Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XXI tahun 2019 yang dipusatkan di Sport Center Bengkulu telah dibuka secara resmi oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo pada Minggu (22/9).

    TTGN XXI yang digelar di Bengkulu ini mengambil tema “Melalui Gelar TTGN, Kita Tingkatkan Inovasi Teknologi Perdesaan Menyongsong Industri 4.0.”

    Dari tema tersebut, Menteri Desa, pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menuturkan bahwa diera revolusi industri 4.0 ini merupakan eranya teknologi yang tujuannya untuk mempermudah proses produksi ama manufakturing.

    “Nah dengan adanya teknologi 4.0 ini diharapkan nantinya dapat membantu masyarakat terkait hal-hal yang tadinya sulit atau susah dijalankan oleh masyarakat atau yang pendidikannya mungkin masih kurang,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Senin (23/9/2019).

    Teknologi yang membantu, lanjut Eko, misalnya adalah aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang tujuannya agar aparat pemerintah desa mendapatkan kemudahan saat melakukan proses pengelolaan keuangan‎, serta dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya.

    “Contohnya sistem siskeudes, yang tadinya pelaporannya susah, dengan adanya sistem siskeudes ini, banyak kades yang tidak sekolahpun sudah bisa membuat laporan keuangan negara. Jadi, kita berharap bagaimana penggiat-penggiat 4.0 ini dapat membantu membuat aplikasi, sehingga masyarakat yang tidak siap dapat menjadi siap dan merasakan manfaat dengan teknologi 4.0,” katanya.

    Mengenai acara TTGN, kata Eko, TTGN ini merupakan Event Nasional Tahunan sejak Tahun 1999 yang bertujuan untuk mempercepat alih teknologi dari inventor atau penemu TTG kepada masyarakat, khususnya pelaku TTG di desa.

    Gelaran TTG ini sebagai salah satu upaya yang strategis untuk memotivasi agar masing-masing daerah dapat mengembangkan teknologi. Selain itu juga sebagai upaya dalam menyebarluaskan Informasi berbagai teknologi yang dapat memberi nilai tambah kepada masyarakat. Jadi, dalam gelaran TTG ini berbagai jenis TTG dan produksinya secara visual ditampilkan agar masyarakat memperoleh informasi yang cukup untuk menerapkannya.

    “Gelaran TTG ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan teknologi serta manfaatnya dalam rangka peningkatan mutu dan kuantitas produksi di berbagai sektor usaha. Untuk teknologi yang diperlukan dan dibutuhkan masyarakat haruslah teknologi yang tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mudah cara penggunaannya,” katanya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,894,025
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 12:35 WIB 12:35 WIB

    Indeks Berita

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran pengurus nasional asosiasi...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait