27.9 C
Jakarta
Minggu, 17 Mei 2020
Beranda Desa Tim Penilai Lomba Desa Kemendagri Minta Pemdes Penuhi Lima...

Tim Penilai Lomba Desa Kemendagri Minta Pemdes Penuhi Lima Hal Ini

Rekomendasi

Lainnya

    Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak Covid–19, Tidak Harus Warga Miskin

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan...

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra Putih ke China

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Dapat Bantuan dari Bank Dunia, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi Desa Melawan COVID–19 dan eHDW

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meluncurkan dua aplikasi seluler yang bermanfaat untuk...

    Jakarta, desapedia.id – Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Tim Penilaian Tingkat Desa Regional IV melakukan kunjungan kerja ke Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, awal pekan ini. Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari penilaian lomba desa tahun 2019.

    Ketua Tim Penilaian yang juga Peneliti Madya Bidang Bisnis dan Management Kemendagri, Herie Saksono memaparkan, berdasarkan Permendagri nomor 81 tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, lomba desa ini bertujuan mengevaluasi tingkat perkembangan desa yang dilihat dari 3 aspek, yaitu pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

    Karena itu, lanjut Herie, Kemendagri meminta Pemerintah Desa (Pemdes) untuk menekankan lima hal yang harus dipenuhi dalam lomba desa tersebut. Diantaranya tata kelola Pemdes yang ditentukan oleh interaksi masyarakat desa melalui koreksi, saran, masukan, tanggapan (KSMT); Inovasi desa; pengembangan wilayah dan potensi unggulan desa; pemberdayaan dan peningkatan kapasitas modal manusia; serta perekonomian melalui usaha khas desa di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

    Menanggapi arahan dari Kemendagri selaku Tim Penilai Lomba Desa 2019, Pejabat Kepala Desa Latdalam, Efraim Lambiombir, S.Sos, mengaku optimis desa yang dipimpinnya dapat dapat meraih penilaian yang terbaik guna meningkatkan budaya dan pengembangan desa semakin lebih baik lagi ke depan.

    “Kondisi geografis hingga kehidupan masyarakat serta sejarah dari Desa Latdalam adalah desa ini terbentuk pada tanggal 5 Oktober 1959 dengan luas wilayah 1.818 meter persegi. Jumlah penduduk desa adalah 3.127 orang yang beragama Kristen Protestan, dengan rincian jumlah kepala keluarga sebanyak 759, jumlah laki 1.568 orang dan perempuan sebanyak 1.559 orang. Kami pernah menjuarai lomba desa tingkat Provinsi Maluku,” ujar Efraim.

    Masuk 5 Besar Nasional Lomba Desa 2019

    Sementara itu, dalam keterangannya kepada Desapedia.id, Tim Penilai Lomba Desa Kemendagri Regional Sulawesi dan Kalimantan, mengatakan Desa Tolinggula Tengah, Kabupaten Gorontalo Utara dipastikan menjadi 5 (lima) besar tingkat nasional pada lomba desa tingkat nasional khusus regional Sulawesi dan Kalimantan.

    Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menyambut baik terpilihnya Desa Tolinggula Tengah masuk lima besar nasional lomba desa 2019. Menurutnya, masuk kedalam lima besar tidaklah mudah. Karena itu dirinya berharap setiap desa lebih di tingkatkan lagi prestasi-prestasi dan kinerjanya sehingga menjadi contoh bagi desa yang lain.

    Indra menambahkan, sebagai lima besar nasional, Kepala Desa, Kepala BPD, Camat dan Bupati dapat mengikuti Upacara Kenegaraan 17 Agustus di Istana Negara, Jakarta.

    Sedangkan dari tingkat regional Sumatera, Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terpilih menjadi Desa Terbaik lima besar  tingkat Regional Sumatera.

    Kepala Desa  Pematang Johar, Sudarman memaparkan Desa Pematang Johar dengan luas wilayah 2.227,84 hektar, 1.802 hektar diantaranya adalah lahan sawah sebagai potensi terbesar di samping  pertambakan, sehingga desa ini pun dijadikan sebagai Desa Wisata yang diberi nama “Wisata Kampung Sawah“ berupa spot panorama, wisata edukasi budidaya pertanian yang menyediakan kuliner dan galeri produk unggulan desa yang dikelola Bumdes.

    “Kami mempunyai “Gerakan Seribu Rupiah” yang digunakan untuk pembelian 3 unit mobil patroli, mobil ambulan dan mobil pengangkut sampah. Sedangkan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, pemerintahan desa  melaksanakan beberapa upaya, yaitu melaksanakan penyuluhan tentang pentingnya siskamling, membentuk patroli desa, memberlakukan jam malam, memberlakukan satu pintu masuk dan satu pintu keluar desa, serta memberlakukan jam belajar masyarakat sampai pukul 21.00 WIB,” ujar Sudarman. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,496
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra...

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Catatan Tadarus Anggaran #4 Seknas FITRA: BLT Dana Desa,...

    Jakarta, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, menjadi program pemerintah yang saat ini paling banyak di diskusikan oleh berbagai kalangan. Hal ini terkait...

    Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak...

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan data siapa sesungguhnya yang layak...

    Baru 80 Kabupaten/Kota yang Sudah Mencairkan, Mendes Minta Kepala...

    Jakarta, desapedia.id – Sedikitnya 80 kabupaten dan kota yang tersebar diseluruh Indonesia sudah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari dana desa. Hal itu...

    Menteri Desa Pastikan Data Calon Penerima BLT Dana Desa...

    Jakarta, desapedia.id – Melalui rapat yang digelar lewat video konferensi dengan Komisi VIII DPR RI, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim...

    Berita Terkait