25.2 C
Jakarta
Senin, 6 Desember 2021
BerandaDesaSukses Kelola Dana Desa, Omzet BUMDes Pujon Kidul Capai...

Sukses Kelola Dana Desa, Omzet BUMDes Pujon Kidul Capai Miliaran Rupiah

Rekomendasi

Lainnya

    Malang, desapedia.id – Keberhasilan Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur dalam mengelola Dana Desa mendapat acungan jempol dari berbagai kalangan.

    Bermodal dari Dana Desa, Pemerintah Desa Pujon Kidul mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemudian, BUMDes tersebut berhasil membuat dan mengelola sebuah wisata desa yang kini ramai dikunjungi ribuan pengunjung setiap harinya.

    Kepala Desa Pujon Kidul, Udi Hartoko mengatakan, BUMDes yang ia kelola tersebut telah berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) hingga lebih dari Rp1,3 miliar pada tahun 2018. Padahal sebelumnya, PADes Pujon Kidul hanya berkisar Rp30-40 juta per tahun. Tahun ini, dia optimis mampu meraih PADes hingga Rp2,5 miliar.

    “Tahun 2011 saat saya baru menjadi kepala desa, PADes kita hanya berkisar antara Rp20-30 juta per tahun. Ada peningkatan signifikan ketika kita mulai mengelola Dana Desa. Kita mendirikan BUMDes, kita manfaatkan potensi, kita gerakkan seluruh masyarakat. Tahun 2017 PADes kita meningkat menjadi Rp162 juta, tahun 2018 Rp 1 miliar lebih, langsung melonjak drastis,” ujar Kades Udi dalam keterangan pers Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), baru-baru ini.

    Desa Wisata Pujon Kidul memiliki ragam wahana menarik dengan nuansa asri perdesaan. Misalnya cafe sawah, panen hasil pertanian, memerah susu sapi, kolam renang untuk anak-anak, off road, hingga wisata berkuda.

    Tak hanya itu, Desa Wisata ini juga memiliki banyak spot selfie yang sangat menarik. Wisatawan yang berkunjung pun tak sedikit jumlahnya, rata-rata 3.000 pengunjung saat hari kerja dan 5.000 pengunjung saat hari libur.

    “Luas Desa Pujon Kidul 330 Hektare. Tanaman masyarakat kita jadikan wisata petik apel, wisata petik sayur, sehingga hasil pertanian warga juga menjadi mahal harganya. Di desa ini juga banyak yang berprofesi sebagai peternak (sapi perah). Kita ingin ada nilai tambah untuk peternak ini. Kemudian kita ingin meningkatkan derajat petani dan peternak. Ketika orang kota datang ke peternak untuk memerah sapi, masyarakat desa bangga karena anak kota belajar dengan masyarakat desa,” ujarnya.

    Udi mengatakan, prinsipnya dalam mengembangkan BUMDes tak hanya bagaimana BUMDes dapat meningkatkan omzet dan PADes. Menurutnya, prinsip utamanya adalah bagaimana BUMDes dapat memberikan dampak kepada aktifitas ekonomi masyarakat. Sejak berdirinya Desa Wisata ini, masyarakat memiliki ragam usaha tambahan seperti homestay, sewa kuda, wisata pertanian, wisata ternak, dan sebagainya.

    “Jangan sampai BUMDes besar, masyarakat tidak bergerak. Jangan sampai jalan lurus, bagus, tetapi urbanisasi masif, kemiskinan tidak menurun, pengangguran juga demikian. Tapi bagaimana BUMDes ini berjalan bersama masyarakat menata ekonomi yang memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.

    Ia mengatakan, keputusan mendirikan BUMDes berawal dari hasil pemetaan desa terkait kebutuhan pembangunan desa yang mencapai Rp21 miliar. Kebutuhan tersebut menuntut desa untuk memiliki PADes yang tinggi, sehingga tak hanya mengandalkan Dana Desa. Berangkat dari permasalahan tersebut dalam forum musyawarah desa, perangkat desa bersama masyarakat sepakat untuk mendirikan BUMDes.

    “Dampak Dana Desa sangat signifikan. Tahun 2014 kita mapping, kita lakukan pemetaan untuk mengetahui apa sih yang dibutuhkan masyarakat, sehingga kita hitung kebutuhannya. Untuk pembangunan fisik saja kebutuhanya Rp21 Miliar. Proses itu kita sampaikan kepada masyarakat, kita ajak masyarakat berpikir, kalau hanya hanya mengandalkan Dana Desa, kita butuh waktu lama, 21 tahun. Akhirnya kita sampaikan bahwa kita perlu meningkatkan PADes, caranya ya hanya melalui BUMDes,” ungkapnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    4,257,685
    Kasus Positif
    Updated on 6 December 2021 - 05:57 WIB 05:57 WIB

    Indeks Berita

    Bermodal Awal dari Dana Desa, BUM Desa Sedulang Jaya...

    Belitung Timur, desapedia.id – Desa Lalang Jaya terletak di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Di desa...

    Berita Terkait