33.2 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Daerah Soal Penangkapan Kades yang Kembangkan Benih Padi, Apdesi Kecam...

Soal Penangkapan Kades yang Kembangkan Benih Padi, Apdesi Kecam Keras Pemprov Aceh

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Rawan Politik Uang, Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pilkades

    Palangkaraya, desapedia.id – Program keuangan desa menjadi yang terbaik diantara 6 rencana aksi strategis nasional pencegahan korupsi. Bukan hanya itu...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Banda Aceh, desapedia.id – Munirwan, seorang Kepala Desa (Keuchik) Meunasah Rayeuk di Kabupaten Aceh Utara mungkin tak pernah menyangka kalau upaya inovasinya dalam mengembangkan benih padi demi kesejahteraan petani di desanya bakal berakhir seperti ini.

    Munirwan harus menginap di sel penjara setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Aceh lantaran inovasinya dianggap ilegal oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh.

    Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Aceh, Muksalmina Asgara mengecam keras tindakan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistand) Provinsi Aceh yang menganggap inovasi rekannya itu adalah ilegal dan tidak bersertifikat.

    “Dalam hal ini Kadistan Pemprov Aceh telah menyebabkan suatu kondisi yang sangat kontra produktif dengan upaya Kementerian Desa membangun ekonomi desa lewat BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dan Prukades (Program Unggulan Kawasan Perdesaan). Karena dengan benih padi yang berhasil dikembangkan ini menjadi usaha desa melalui BUMDes,” tegas Muksalmina yang juga Ketua OKK Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apdesi kepada Desapedia.id, Jum’at (26/7/2019).

    Dia menambahkan, benih yang dikembangkan oleh Munirwan itu dapat menghasilkan padi mencapai 11,9 ton per hektare.

    “Ini merupakan keberhasilan yang luar biasa karena belum ada varietas padi yang mampu berproduksi sebanyak benih padi IF-8 hasil inovasi Munirwan,” kata Muksal. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    214,746
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap...

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi...

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri yang digelar pada Rabu (2/9)...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko...

    Bekasi, desapedia.id - UPT Puskesmas Setu I melakukan tes swab terhadap 230 orang yang rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan diprioritaskan terhadap warga...

    Berita Terkait