33.4 C
Jakarta
Jumat, 15 Mei 2020
Beranda Nasional Soal Dana Kelurahan, Begini Tanggapan Fahira Idris

Soal Dana Kelurahan, Begini Tanggapan Fahira Idris

Rekomendasi

Lainnya

    Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak Covid–19, Tidak Harus Warga Miskin

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan...

    Menteri Desa Pastikan Data Calon Penerima BLT Dana Desa Diverifikasi dalam Musyawarah Desa Khusus

    Jakarta, desapedia.id – Melalui rapat yang digelar lewat video konferensi dengan Komisi VIII DPR RI, Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Dapat Bantuan dari Bank Dunia, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi Desa Melawan COVID–19 dan eHDW

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meluncurkan dua aplikasi seluler yang bermanfaat untuk...

    Jakarta, desapedia.id – Pemerintah dan DPR RI sepakat untuk mengalokasikan program Dana Kelurahan tahun 2019 sebesar Rp 3 triliun.

    Menanggapi hal itu, Fahira Idris, Wakil Ketua Komite I DPD RI, mengatakan, apapun program pemerintah dalam hal ini Dana Kelurahan yang niatnya memang untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di setiap tingkatan adalah hal yang baik. “Silahkan saja,” ujar Fahira kepada desapedia.id, Jum’at (2/11/2018).

    Meski begitu, kata Fahira, harus diperhatikan berbagai pertimbangan, terlebih lagi jika program tersebut menganggarkan dana yang tidak kecil.

    Senator asal daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta ini mengungkapkan, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan.

    Pertama, payung hukum program ini harus jelas dan lengkap, termasuk payung hukum yang mengatur hal-hal teknis.

    Kedua, kriteria kelurahan yang bakal menerima dana ini seperti apa, dan dana tersebut dipakai buat apa saja. “Ini agar dampak nyatanya benar-benar dirasakan rakyat, dan mampu menggeliatkan berbagai potensi dan sektor lainnya, misalnya UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Intinya dana ini harus tepat sasaran,” paparnya.

    Ketiga, harus dipastikan program ini memiliki perencanaan yang matang. Dengan demikian, nantinya dalam implementasi di lapangan terbangun sistem yang menutup sekecil mungkin dana ini disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    “Jika semua ini bisa terpenuhi, program ini akan efektif bagi rakyat,” pungkas Fahira. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,006
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Catatan Tadarus Anggaran #4 Seknas FITRA: BLT Dana Desa,...

    Jakarta, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, menjadi program pemerintah yang saat ini paling banyak di diskusikan oleh...

    Ketum Papdesi: BLT Dana Desa untuk Warga yang Terdampak...

    Semarang, desapedia.id – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang bersumber dari Dana Desa masih saja direpotkan dengan berbagai permasalahan data siapa sesungguhnya yang layak...

    Baru 80 Kabupaten/Kota yang Sudah Mencairkan, Mendes Minta Kepala...

    Jakarta, desapedia.id – Sedikitnya 80 kabupaten dan kota yang tersebar diseluruh Indonesia sudah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari dana desa. Hal itu...

    Dihadapan Menko Polhukam, Komite I DPD RI Dorong Peningkatan...

    Jakarta, desapedia.id – Pemerintah telah menetapkan Pademi Covid19 sebagai bencana Nasional dan telah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah. Agar kebijakan...

    Raker dengan Menko Polhukam Masih Berlangsung, Komite I Sesalkan...

    Jakarta, desapedia.id – Sampai berita ini diturunkan, Komite I DPD RI masih menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Menko Polhukam Mahfud MD melalui video conference. Dalam...

    Berita Terkait