Beranda Desa Soal Dana Desa, Kades Tegalwaton: Jangan Dikit-dikit Kejaksaan

Soal Dana Desa, Kades Tegalwaton: Jangan Dikit-dikit Kejaksaan

Rekomendasi

Lainnya

    Ini Manfaatnya Jika SDGs Desa Dijadikan Bahan Kampanye Calon Kepala Desa

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat berbicara pada kegiatan...

    BUMDes ini Punya 10 Unit Usaha, Sumbang Pendapatan Desa Rp 1,7 Miliar Per Tahun

    Malang, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sejahtera Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang saat ini telah resmi...

    Saweran, Tradisi Warga Rawa Pisang Bekasi Usai Lebaran Idul Fitri

    Seusai merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, warga di Kampung Rawa Pisang RT 003/ RW 02, Desa Tridaya...

    Dana desa yang berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tentunya menjadi angin segar bagi seluruh desa di Indonesia. Tak terkecuali bagi Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

    Kepala Desa Tegalwaton, Tri Setyawati, mengatakan, dirinya bersyukur dana desa mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

    “Sekarang jalan-jalan kecil (jalan lingkungan- jaling) bisa dibangun, jadi semua transportasi berjalan lancar,” ungkapnya kepada desapedia, baru-baru ini. “Kami berharap dana desa nantinya boleh digunakan untuk membangun gedung atau lainnya (sarana dan prasarana desa) yang kami butuhkan,” sambungnya.

    Meski memberi apresiasi, Tri mengeluhkan pengawasan dana desa. “Kami selaku kepala desa merasa selalu diteror oleh pihak kejaksaan. Dan maaf, kejaksaan sering menerima laporan yang tidak masuk akal. Bahkan ada perangkat desa kami yang mau mundur jadi perangkat, akibat sering di panggil ke kejaksaan tanpa tahu siapa yang melapor,” keluh Tri.

    Karena itu, dia bilang, “Selama anggaran dana desa bisa dipertanggung jawapkan oleh kades, kami mohon jangan sedikit-sedikit kejaksaan. Biarlah kami tenteram. Kami tak ingin korupsi. Bisa buat rakyat bahagia dan berkecukupan itu cita-cita kami. Kecuali kalau memang kami menghabiskan dana desa tidak jelas, ya monggo, silakan (diperiksa kejaksaan).”

    Di samping itu, Tri berharap agar agar aturan pembuatan SPJ atau Surat Pertanggung Jawaban dana desa dipermudah. “Kami juga berharap agar dana desa cepat cairnya,” tambah Tri.

    Sebagai informasi, dana desa untuk tahap pertama di Desa Tegalwaton sudah cair dan telah dipergunakan. “Tapi untuk tahap keduanya hingga saat ini (minggu ketiga Mei 2018) belum cair. Semoga secepatnya bisa cair supaya bisa dikerjakan,” tutup Tri. (Red)

    Belangganan Newsletter

    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    549,508
    Kasus Positif
    Updated on 2 December 2020 - 20:16 WIB 20:16 WIB

    Indeks Berita

    BUMDes ini Punya 10 Unit Usaha, Sumbang Pendapatan Desa...

    Malang, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sejahtera Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang saat ini telah resmi...

    Kejari dan Pemkab Banyuwangi Bangun Sinergitas Wujudkan Pemerintahan Desa...

    Banyuwangi, desapedia.id - Bertempat di aula gedung PGRI Kecamatan Sempu, Kejaksaan Negeri Banyuwangi melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan terkait permasalahan hukum dalam penyelesaian temuan...

    Hasil Musdes yang Tidak Ingin lagi Ada BLT Dana...

    Jakarta, desapedia.id – Terkait penggunaan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), Mendes PDTT dalam konferensi persnya pada 10 November 2020...

    SDGs Desa, Upaya Membumikan SDGs Global menjadi Tujuan Pembangunan...

    Jakarta, desapedia.id – Pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang merupakan program dan rencana aksi global yang disepakati seluruh pemimpin...

    Wamendes Budi Arie: Perempuan di Desa Harus Jadi Kekuatan...

    Jakarta, desapedia.id - Wakil Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di desa tak bisa...

    Berita Terkait