29.5 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Daerah Soal Dana Desa, Ini Usulan Ketua Apdesi Sumut

Soal Dana Desa, Ini Usulan Ketua Apdesi Sumut

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Rawan Politik Uang, Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pilkades

    Palangkaraya, desapedia.id – Program keuangan desa menjadi yang terbaik diantara 6 rencana aksi strategis nasional pencegahan korupsi. Bukan hanya itu...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Kucuran dana desa yang berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sangat membantu desa-desa di Indonesia.

    Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Sumatera Utara, Zainul Akhyar, menilai, dana desa sangat membantu pembangunan di desa.

    “Baik itu pembangunan sumber daya manusia (SDM)-nya, maupun infrastruktur dan juga perekonomian masyarakat desa,” kata Zainul kepada desapedia.id, Selasa (5/6).

    Sebagai contoh, lanjut Zainul, adanya dana desa membuat jalan dan parit (saluran drainase) di Desa Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kini sudah tertata dengan baik.

    “Kedai Durian juga memiliki Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) yang ke depannya bisa meringankan perekonomian masyarakat desa,” kata Zainul yang saat ini juga menjabat Kades Kedai Durian.

    Meski begitu, ada beberapa usulan Zainul terkait penggunaan dana desa. Pertama, dia berharap agar pemerintah pusat bisa memasukkan tunjangan Kades dari dana desa. “Karena masih ada siltap (penghasilan tetap) Kades di Sumut sebesar Rp600 ribu per bulan,” ungkap Zainul.

    Kedua, Zainul berharap agar dana desa juga diperbolehkan membeli tanah untuk membangun kantor kepala desa. “Di Sumut masih banyak Kades yang tidak punya kantor,” keluhnya.

    Ketiga, dia mengusulkan agar Kades dan perangkat desa bisa mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13. “Mengapa yang mendapat THR dan gaji ke-13 hanya ASN (Aparatur Sipil Negara), TNI, Polri? Padahal kami juga adalah apatur pemerintah. Bahkan kami bekerja 24 jam dalam sehari. Jadi kami hanya minta keadilan dan rasa kebersamaan,” ungkap Zainul.

    Dia menambahkan, semua keluhannya itu telah disampaikan langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada awal April 2018 lalu. “Saya sudah sampaikan ke Pak Mendagri, dan kami berdialog lebih kurang 55 menit,” pungkas Zainul. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    210,940
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap...

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi...

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri yang digelar pada Rabu (2/9)...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko...

    Bekasi, desapedia.id - UPT Puskesmas Setu I melakukan tes swab terhadap 230 orang yang rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan diprioritaskan terhadap warga...

    Berita Terkait