28.2 C
Jakarta
Minggu, 13 Juni 2021
Beranda Desa SiLPA APBD Dapat Rapor Merah, Bagaimana dengan APBDes?

SiLPA APBD Dapat Rapor Merah, Bagaimana dengan APBDes?

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Fokus Gunakan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan, Desa Ini Melompat Jadi Desa Mandiri

    Jakarta, desapedia.id – Desa Kandar yang terletak di Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku telah memberikan pelajaran...

    Jakarta, desapedia.id – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Provinsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi se-Indonesia menunjukkan rapor merah. Hal ini terlihat dari besarnya sisa lebih perhitungan anggaran yang dihasilkan.

    Persoalan tersebut mendapat sorotan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu (19/06/2019). Dia memerintahkan setiap daerah untuk menggenjot penyerapan APBD.

    “SiLPA APBD sangat besar, penyerapannya harus digenjot semaksimal mungkin agar tidak ada sisa anggaran,” katanya. “Untuk bisa menyerap anggaran secara optimal, perencanaan harus dimatangkan dan pastikan program yang direncanakan berjalan dengan baik,” sambung Tjahjo.

    Jika banyak APBD provinsi mendapat rapor merah, bagaimana dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) pemerintah desa di Indonesia?

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Eka Saputra, mengatakan, penggunaan dana di pemerintah desa berbeda dengan penggunaan dana di pemerintah kabupaten/kota dan provinsi.

    “Pada dasarnya penggunaan dana di desa sangat sederhana karena bersifat swakelola sehingga prosedurnya tidak serumit di kabupaten/kota dan provinsi dengan metode lelang,” terang Eka saat dihubungi Desapedia.id, di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

    Karena itu, dengan metode swakelola kemungkinan anggaran tidak terserap sangat kecil. “Kecuali dalam keadaan tertentu, misalnya bencana alam, dan sebagainya,” ujar Eka.

    Kalaupun di desa terdapat SiLPA, lanjut Eka, itu bukan berarti kegiatan tidak berjalan. Namun itu diperoleh dari efesiensi kegiatan. “Itupun jumlahnya tidak besar,” tegasnya.

    Meski begitu, Eka berharap agar pemerintah pusat mengadakan bimbingan teknis secara berkala sesuai dengan norma atau peraturan yg terbit.

    “Selama ini peraturan dibuat lalu dilepas begitu saja tanpa ada bimbingan teknis. Sehingga pelaksanaan kegiatan di desa masih ada yang kurang pas,” ungkap Eka. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,911,358
    Kasus Positif
    Updated on 13 June 2021 - 21:38 WIB 21:38 WIB

    Indeks Berita

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran pengurus nasional asosiasi...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait