27.6 C
Jakarta
Sabtu, 16 Mei 2020
Beranda Daerah SDM Lemah, APBDes 50 Persen Desa di Nias Belum Selesai,...

SDM Lemah, APBDes 50 Persen Desa di Nias Belum Selesai, Dana Desa Tahap I Tak Bisa Cair

Rekomendasi

Lainnya

    Di Tengah Pandemi, Bumdesma di Buton Utara Ekspor Kopra Putih ke China

    Jakarta, desapedia.id – Di tengah kesulitan kargo yang tertunda berkali-kali, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengekspor kopra putih pada Minggu...

    Korupsi Dana Desa oleh Kades Semakin Masif

    Jakarta, desapedia.id - Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 telah mengamanatkan Dana Desa dianggarkan sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan...

    Ini Loh Rincian Dana Desa Menurut Kabupaten dan Kota Tahun 2020

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp72 triliun pada tahun 2020. Dana Desa tersebut akan...

    Jakarta, desapedia.id – Sebanyak 50 persen dari 170 desa di Kabupaten Nias hingga saat ini belum menyelesaikan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) 2019. Akibatnya, Dana Desa tahap pertama yang bersumber dari APBN yang semula direncanakan cair pada Februari 2019 belum bisa dicairkan.

    Penyaluran Dana Desa tahap pertama sebesar 20 persen ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 193/PMK.07 /2018 tentang Pengelolaan Dana Desa, dan Peraturan Bupati di masing-masing pemerintah kabupaten tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa Tahun Anggaran 2019.

    Salah satu persyaratan wajib yang harus dilengkapi berupa produk hukum desa seperti halnya Peraturan Desa (Perdes) tentang APBDes Tahun Anggaran 2019, Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang Penjabaran APBDesa Tahun Anggaran 2019 beserta lampirannya, dan Perkades tentang Perubahan Penjabaran APBDes Tahun Anggaran 2019 beserta lampirannya.

    Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo mengakui bahwa di Kabupaten Nias sebagian besar atau 50 persen dari 170 desa di Nias masih belum menyelesaikan APBDes 2019.

    Menurutnya, faktor utama adalah karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kepala desa dan perangkat desa dalam menyusun APBDes 2019.

    “Bukan karena pemilu kok. Pemilu tidak menjadi alasan utama bagi desa-desa yang belum menyiapkan APBDes-nya, lebih dari itu adalah faktor keterbatasan SDM,” ungkapnya.

    Sabayuti menambahkan, memang diantaranya banyak perangkat desa terlibat sebagai penyelenggara pemilu. “Tapi hal-hal tersebut tidak mengganggu tugas-tugas pemerintahan desa lainnya,” tegasnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    16,006
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Ketua Papdesi Sulut: 50 Persen Desa di Sulut Sudah...

    Jakarta, desapedia.id - Ketua DPD Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Provinsi Sulawesi Utara, Badriyah dalam wawancaranya dengan...

    Profesor Riset LIPI Bicara Dampak Positif dan Negatif Covid–19...

    Jakarta, desapedia.id – Profesor Riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. R. Siti Zuhro, mengemukakan bahwa dampak Covid–19 terhadap pemerintahan desa juga sangat jelas,...

    Lawan Covid-19 di DKI Jakarta, KPN Lakukan Aksi Penyemprotan...

    Jakarta, desapedia.id - Relawan Jokowi yang tergabung dalam Komite Penggerak Nawacita ( KPN), Rabu (22/4) menggelar aksi penyemprotan disinfektan di kawasan pemukiman Semper Barat,...

    Lotus Kita Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid 19...

    Jakarta, desapedia.id – Jelang memasuki Ramadhan 1441 H, Yayasan Lotus Kita menyalurkan 300 paket Sembako kepada warga terdampak secara ekonomi di masa pandemi Covid...

    Perbup Belum Ada, Penggunaan Dana Desa untuk Covid-19 Terkendala

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk penanggulangan Covid-19 di desa-desa. Berbagai kebijakan itu terdiri dari Peraturan Menteri Desa PDTT nomor...

    Berita Terkait