30.3 C
Jakarta
Kamis, 1 Oktober 2020
Beranda Desa Saweran, Tradisi Warga Rawa Pisang Bekasi Usai Lebaran Idul...

Saweran, Tradisi Warga Rawa Pisang Bekasi Usai Lebaran Idul Fitri

Rekomendasi

Lainnya

    Apresiasi Kenaikan Dana Desa 2021, Ketua Umum Apdesi Minta Pemdes Perhatikan Keinginan Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar telah menyampaikan bahwa alokasi...

    Desa Tangguh Bencana Diperlukan untuk Membangun 7 Obyek Ketangguhan

    Palu, desapedia.id – Membangun kembali daerah atau desa terdampak bencana menjadi lebih baik dan lebih aman dengan berbasiskan komunitas...

    Catat Pak Kades, Ini Indikator Kerberhasilan Penggunaan Dana Desa 2021

    Jakarta, desapedia.id – Pada Senin (22/9) lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar...

    Seusai merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, warga di Kampung Rawa Pisang RT 003/ RW 02, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menggelar tradisi saweran atau menyebar uang receh.

    Mak Kucit, salah satu sesepuh Kampung Rawa Pisang, menjelaskan, tradisi itu sudah dilakukan sejak lama dan menjadi sebuah pesta masyarakat di Kampung Rawa Pisang.

    “Sudah lama menjadi adat istiadat warga di sini (Kampung Rawa Pisang),” ujar Mak Kucit.

    Kegiatan saweran dimulai dengan pengajian mengirimkan do’a- do’a kepada arwah orang tua, para leluhur dan para saudara yang telah meninggal. “Do’a-do’a juga untuk yang semua yang masih hidup, agar senantiasa di berikan kesehatan, keselamatan dan diberikan rezeki yang berlimpah ruah, serta diberikan kemudahan dalam segala hal,” terang Mak Kucit.

    Kemudian, usai doa bersama, acara dilanjutkan dengan membakar petasan. Tujuannya, agar masyarakat yang belum berkumpul dapat segera datang. Selain itu juga sebagai suatu lambang kemeriahan serta kegembiraan bahwa pesta masyarakat Rawa Pisang sedang berlangsung.

    Setelah itu, barulah saweran uang receh dilaksanakan. “Makna saweran ini selain untuk berbagi kepada sesama warga, juga agar para saudara-saudara serta kerabat dapat berkumpul dalam keceriaan, mempererat jalinan tali silahturahmi untuk persaudaraan,” kata Mak Kucit.

    Panitia acara tradisi saweran di Kampung Rawa Pisang, Kabupaten Bekasi (desapedia.id)

    Dia menambahkan, tradisi sawer uang receh ini diharapkan dapat terus dipertahankan. Sebab, menurut Mak Kucit, kegiatan itu banyak terdapat nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, rasa persaudaraan yang sangat kuat.

    Sementara itu, Bapak Deri, salah satu panitia dan tim sukses acara mengucap syukur atas terlaksananya tradisi saweran pada tahun ini. “Alhamdulillah uang receh yang terkumpul sekitar Rp12 juta-an,” ungkapnya.

    Dia menjelaskan, uang receh tersebut di dapatkan dari sanak saudara dan juga tim sukses yang dilakukan secara menabung hampir 1 tahun di dalam sebuah galon air besar yang berukuran 19 liter.

    “Untuk membeli petasan uang yang di keluarkan sebanyak Rp1.500.000. Dan untuk saweran atau mengaur uang nilai nya sebanyak Rp10.500.000. Jadi total uang semuanya berkisar kurang lebih Rp12 juta-an,” terangnya.

    Mak Hj Nanung, sesepuh warga Kampung Rawa Pisang yang juga merupakan anak tertua dari almarhum Bapak Namat bin Dipling ikut mengucap syukur karena warga begitu antusias terhadap kegiatan saweran tersebut.

    “Untuk tahun ini yang menghadiri acara sawer uang mencapai ratusan orang. Artinya lebih banyak tahun sekarang di bandingkan tahun lalu yang hanya mencapai puluhan orang saja,” katanya.

    Dia berharap agar tahun depan acara saweran dapat berjalan lebih meriah. “Dan terpenting, adanya kegiatan ini dapat menjaga kekompakan serta selalu menjalin silahturrahmi dalam persaudaraan,” tutupnya. (Zam)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    282,724
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    RUU Penanggulangan Bencana Harus Memperkuat Pengetahuan Kebencanaan Warga Desa

    Jakarta, desapedia.id – DPR RI kini sedang membahas Rancangan Undang–Undang (RUU)  Penanggulangan Bencana. Pembahasan ini kini juga sedang dilakukan...

    Rakor dengan Menko Luhut Panjaitan, Mendes Abdul Halim Sebut...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri...

    Catat Pak Kades, Ini Indikator Kerberhasilan Penggunaan Dana Desa...

    Jakarta, desapedia.id – Pada Senin (22/9) lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam kesempatan konferensi persnya memaparkan...

    Prioritas Dana Desa 2021 untuk Pencapaian SDGs Desa

    Jakarta, desapedia.id – Berbeda dari tahun-tahun sebelum, terbitnya Permendesa PDTT No 13/2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 menegaskan dana desa tahun anggaran 2021...

    Dana Desa Kini Diatur di UU 2/2020, Akhmad Muqowam:...

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Desa yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI, Akhmad Muqowam kembali menyoroti pencabutan Dana...

    Berita Terkait