30 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Desa Satgas Dana Desa Apresiasi Pengelolaan DD di Burangkeng

Satgas Dana Desa Apresiasi Pengelolaan DD di Burangkeng

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Jakarta, desapedia.id – Sudarno Sukarto, Koordinator Divisi Penanganan Kasus Dana Desa di Satgas Dana Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), mengomentari tautan berita desapedia.id yang berjudul “Pengelolaan Dana Desa di Desa Burangkeng Dilakukan Secara Transparan.”

    Sudarno mengungkapkan, dirinya secara pribadi mengapresiasi  pengelolaan Dana Desa di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang dilakukan secara transparan.

    Amazing (luar biasa). Kepala Desa Burangkeng sudah melaksanakan tugasnya dengan mematuhi aturan, transparan, dan tidak mencari keuntungan pribadi,” kata kepada desapedia.id, di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

    Menurut Sudarno, semestinya pemerintah kabupaten memberikan reward (penghargaan) kepada kepala desa yang sudah melaksanakan tugas seperti Kades Burangkeng.

    “Kades Burangkeng selain diberi reward karena transparan dalam mengelola Dana Desa, beliau juga berani jadi ujung tombok. Tombok artinya mengeluarkan uang dari kantong pribadi untuk sesama.
    Dia melaksanakan Dwifungsi, yaitu sebagai ujung tombak dan ujung tombok dalam pembngunan dan pemberdayaan rakyatnya,” ujarnya.

    Namun sebaliknya, lanjut Sudarno, pemerintah kabupaten harus juga memberikan bimbingan terhadap kepala desa yang belum dapat melaksanakan tugasnya dengan benar.

    “Caranya antara lain ajak saja mereka ke Desa Burangkeng, semacam studi bandinglah. Kalau para Anggota DPR studi banding ke luar negeri, maka para kades studi bandingnya ke Burangkeng,” pungkas Sudarno sambil tertawa. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 18:44 WIB 18:44 WIB

    Indeks Berita

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran pengurus nasional asosiasi...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait