Desapedia

Puskesmas Setu II Gelar Lomba Kader Posyandu Tahun 2019

Lomba Kader Posyandu tingkat Puskesmas Setu II tahun 2019. (Desapedia.id)

Bekasi, desapedia.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Setu II menggelar Lomba Kader Posyandu Tahun 2019 di Aula Kantor Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/8/2019).

Perlombaan yang mengambil tema “Melalui Perlombaan Kader Posyandu, Kita Tingkatkan Pengetahuan, Keterampilan dan Pengelolaan Posyandu” ini tampak berjalan meriah, dan diikuti dengan antusias oleh para kader posyandu.

Kepala UPT Puskesmas Setu II Isniyati Machmud, SKM (kanan), Camat Setu, Surya Wijaya (tengah), Kapolsek Setu AKP. Wahid Key (kiri).

Kepala UPT Puskesmas Setu II Isniyati Machmud, SKM., mengatakan, peserta lomba adalah kader posyandu dari dua belas posyandu yang mewakili enam desa yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Setu II. Enam desa tersebut diantaranya, Desa Taman Rahayu, Taman Sari, Ragemanunggal, Muktijaya, Kertarahayu, dan Cikarageman.

“Kalau untuk total posyandu di wilayah kami ada 72 posyandu. Tapi dalam perlombaan ini setiap desa dipilih 2 posyandu unggulannya, dan masing-masing posyandu terdiri dari 5 kader posyandu. Jadi kegiatan ini diikuti 12 posyandu dengan peserta sekitar 60 kader posyandu,” terang Isniyati di sela-sela kegiatan perlombaan.

Untuk kategori yang dilombakan ialah cerdas cermat, penyuluhan, pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), dan sembilan langkah penimbangan.

Lebih lanjut, Isniyati menjelaskan bahwa kegiatan lomba ini bertujuan untuk memotivasi para kader posyandu agar lebih aktif lagi dalam menggerakkan posyandu di tempatnya masing-masing.

“Sehingga kualitas dan kuantitas pelayanan posyandu terhadap masyarakat semakin meningkat. Kami juga ingin masyarakat dapat hidup sehat dan mandiri, dan posyandu ini bukan hanya milik pemerintah, tapi juga milik masyarakat dan swasta,” katanya.

Dia menjelaskan, kader posyandu merupakan volunteer (relawan) yang ada di masyarakat. Dan adanya posyandu harus dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Posyandu sebagai tempat tumbuh dan berkembang. Tumbuh artinya ada kenaikan pada berat dan tinggi badan balita. Sedangkan berkembang, maksudnya otak balita dapat berkembang dengan maksimal,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, balita merupakan generasi masa depan yang harus terjaga kualitasnya. Dan di posyandulah tempat yang bagus untuk menjaga kualitas tersebut. Sebab, balita selalu ditimbang setiap bulan di posyandu, dan ada juga kegiatan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang.

“Jadi kader posyandu harus paham itu semua. Karena itu, kami ingin meningkatkan kualitas posyandu bukan hanya dari segi keterampilannya saja, tapi juga dari segi knowledge (pengetahuan) posyandunya,” ucap Isniyati.

Camat Setu, Surya Wijaya yang ikut hadir dalam kegiatan ini berharap agar kader posyandu dapat membantu pelaksanaan program-program pemerintah. “Saya berharap kader posyandu bisa membantu pelaksanaan program pemerintah,” ujar Surya.

Adapun Kapolsek Setu AKP. Wahid Key meminta kader posyandu berpartisipasi dalam menangkal gerakan radikalisme di masyarakat.

“Dan penting juga agar dapat mensosialisasikan bahaya narkoba, sehingga dapat dicegah secara dini penggunaan narkoba bagi generasi muda,” harapnya.

Sementara itu, hasil pemenang Lomba Kader Posyandu tingkat Puskesmas Setu II tahun 2019 diantaranya, pemenang juara pertama yaitu Posyandu Ros VIII Desa Ragemanunggal, juara kedua yaitu Posyandu Matahari IV Desa Kertarahayu, juara ketiga yaitu Posyandu Anggrek XIII Desa Taman Sari.

Selain itu, untuk juara harapan pertama yaitu Posyandu Anggrek II Desa Taman Sari, juara harapan kedua yaitu Posyandu Sedap Malam XI Desa Taman Rahayu, dan juara harapan ketiga yaitu Posyandu Matahari III Desa Kertarahayu. (Nur Pulo)

Redaksi Desapedia