28.9 C
Jakarta
Senin, 19 Oktober 2020
Beranda Daerah Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko...

Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko Covid-19

Rekomendasi

Lainnya

    Dibentuk dari Konsorsium 5 Desa di Bantul, PT. Pasar Desa Indonesia Bisa Jadi Rujukan

    Bantul, desapedia.id – PT. Pasar Desa Indonesia yang diresmikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)...

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap Para Mantan Kades yang Terjerat Korupsi Dana Desa

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi...

    Desa Tangguh Bencana Diperlukan untuk Membangun 7 Obyek Ketangguhan

    Palu, desapedia.id – Membangun kembali daerah atau desa terdampak bencana menjadi lebih baik dan lebih aman dengan berbasiskan komunitas...

    Bekasi, desapedia.id – UPT Puskesmas Setu I melakukan tes swab terhadap 230 orang yang rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan diprioritaskan terhadap warga yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19.

    Selain itu, uji swab ini dilakukan juga terhadap aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Setu, tenaga  kesehatan Puskesmas Setu I dan rumah sakit setempat, serta anggota Polsek Setu.

    Kepala Puskesmas Setu I, dr Yuke Rishna Arryani mengatakan, tes swab dibagi menjadi dua gelombang. “Untuk tahap kedua tinggal 96 orang yang akan menjalani uji swab,” ujar Yuke kepada desapedia.id, di Kantor Puskesmas Setu I, Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (29/8/2020).

    Dengan tes swab tersebut, Yuke berharap dapat memutus mata rantai penularan covid-19. Terlebih lagi, saat ini tren penambahan kasus positif Covid-19 terus menanjak di wilayah kerja Puskesmas Setu I. “Sudah 27 orang yang positif,” ungkapnya.

    Untuk diketahui, wilayah kerja Puskesmas Setu I meliputi lima desa. Diantaranya Desa Lubangbuaya, Cibening, Ciledug, Cijengkol, serta Burangkeng.

    Di sisi lain, Yuke menyayangkan masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. “Warga terkesan cuek, makanya kami adakan setiap hari Sabtu program wawar keliling untuk  mengingatkan kembali ke masyarakat bahwa Covid-19 ini belum selesai,” ujarnya.

    Dengan program ini, dia berharap masyarakat dapat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjalankan gerakan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak (3M). (Nur Pulo)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    361,867
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Operasi Yustisi Digelar di Kecamatan Setu

    Bekasi, desapedia.id - Operasi Yustisi terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 digelar di ruas Jalan Raya Setu, tepatnya di depan...

    Bupati Minahasa Selatan Apresiasi Kinerja Pemdes Selama Masa Pandemi

    Amurang, desapedia.id - Pada Senin lalu 14 September 2020, bertempat di rumah dinas, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) melaksanakan rapat koordinasi dan...

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap...

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi ditengah ketatnya pengawasan oleh Aparat...

    Meski Sederhana, Peringatan HUT RI ke-75 di Setu Berlangsung...

    Bekasi, desapedia.id - Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Setu digelar secara minimalis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Upacara bendera...

    Dibentuk dari Konsorsium 5 Desa di Bantul, PT. Pasar...

    Bantul, desapedia.id – PT. Pasar Desa Indonesia yang diresmikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pada Sabtu...

    Berita Terkait