Desapedia

Puskesmas Setu I Gencar Sosialisasikan Program BIAS

Bekasi, desapedia.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Setu I gencar melakukan sosialisasi program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang mulai dijadwalkan pada Agustus dan November 2019.

Salah satu kegiatan sosialisasi yang dilakukan, Puskesmas Setu I mengumpulkan pihak sekolah dasar (SD) di wilayah kerjanya, Kamis (8/8/2019), di Kantor Puskesmas Setu I, Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Untuk diketahui, wilayah kerja Puskesmas Setu I meliputi lima desa. Diantaranya, Desa Cibening, Ciledug, Lubang Buaya, Cijengkol, serta Burangkeng.

Kepala Puskesmas Setu I, dr. Yuke Rishna Arryani, menjelaskan, sosialisasi tentang BIAS dilakukan untuk me-refresh (menyegarkan) tentang imunisasi kepada pihak SD yang lama dan juga menperkenalkan kepada pihak SD yang baru.

“Kami update data ternyata ada tambahan satu sekolah tingkat SD di wilayah kami. Jadi saat ini total SD di wilayah kami ada dua belas SD negeri dan sembilan belas SD swasta. Semuanya kami undang dan kami sosialisasikan terkait program BIAS,” kata Yuke.

Dalam sosialisasi BIAS, lanjut Yuke, pihaknya memberikan materi tentang pentingnya vaksinasi pada anak. “Kami menjelaskan jenis dan manfaat vaksinasi. Alhamdulillah, berjalan lancar dan tidak ada pihak sekolah yang menolak. Semua merespon dengan baik,” ungkapnya.

Yuke berharap agar target dan tujuan program BIAS dapat tercapai di lima desa yang menjadi wilayah kerjanya. “Saya juga berharap agar pengertian tentang pentingnya vaksinansi bisa sampai ke semua lapisan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Didah Fatimah, Penanggung Jawab Program Imunisasi UPT Puskesmas Setu I, menjelaskan, Imunisasi atau pemberian vaksin sudah dimulai pada bulan Agustus ini dan November mendatang.

“Untuk Agustus, khusus siswa kelas I SD akan mendapatkan imunisasi campak. Sedangkan di bulan November, siswa kelas I SD akan diberikan imunisasi Dt (diphteria tetanus), sedangkan siswa kelas II dan V SD akan diberikan imunisasi Td (tetanus diphteria),” terang Didah. (Nur Pulo)

Redaksi Desapedia

Tambahkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.