32 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Desa Prukades Ubah Paradigma Pembangunan Jadi Berbasis Komoditas

Prukades Ubah Paradigma Pembangunan Jadi Berbasis Komoditas

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Rawan Politik Uang, Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pilkades

    Palangkaraya, desapedia.id – Program keuangan desa menjadi yang terbaik diantara 6 rencana aksi strategis nasional pencegahan korupsi. Bukan hanya itu...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengapresiasi Kabupaten Buton Utara yang mengembangkan kawasan perdesaan berdasarkan produk unggulan.

    Menurutnya, paradigma pembangunan saat ini tidak serta merta menggunakan pendekatan geografis, namun lebih kepada pendekatan komoditas. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengembangkan hal tersebut melalui program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

    “Kita profiling (kawasan perdesaan) berdasarkan komoditas. Lebih mudah, lebih konkret, spesifik, misalnya ada produk unggulan mete, budaya atau sebagainya,” ujarnya saat menerima audiensi dari Bupati Buton Utara, Abu Hasan di Kemendes PDTT, Jakarta, Kamis (9/1).

    Halim mengatakan, sebanyak 227 master plan kawasan perdesaan berbasis komoditas telah dipersiapkan untuk dilaporkan ke Presiden. Kawasan perdesaan tersebut, lanjutnya, akan dikonsolidasikan bersama sejumlah kementerian/lembaga untuk dikembangkan.

    “Ketika sudah terpetakan, kita akan mengetahui pendekatan kementerian/lembaga yang harus gerak cepat di sana apa saja. Selain itu juga untuk mendekatkan antara hulu dan hilir,” ujarnya.

    Terkait hal tersebut, Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengatakan, sebanyak 78 desa di Kabupaten Buton Utara telah dibagi habis ke dalam kawasan-kawasan berbasis komoditas. Sebagian besar komoditas unggulan tersebut menurutnya, bergerak di bidang pertanian.

    “Saya arahkan supaya petani menggunakan pupuk organik, tidak menggunakan pestisida kimia. Lima tahun ke depan saya targetkan semua komoditas pertanian 100 persen organik,” ujarnya.

    Abu Hasan memaparkan komoditas pertanian organik dari desa-desa Buton Utara, seperti beras merah, beras cokelat, kacang mete, kopra, dan hasil laut yang berpotensi untuk dikembangkan produksi dan pemasarannya.

    Komoditas tersebut, lanjutnya, dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini, Buton Utara telah bekerjasama dengan perguruan tinggi terkait pendampingan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) BUMDes.

    “78 Desa sudah punya BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) aktif. Yang punya komoditas sama kita bangun BUMDes Mart,” ujarnya.  (Red) (Foto: Wening/Kemendes PDTT)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    214,746
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi: Kualitas Petani di Desa...

    Jakarta, desapedia.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengakui, kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa masih...

    Sosialisasi Cegah Corona, Pemdes Cijengkol Woro-woro Jelajahi Perkampungan

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cijengkol bersama stakeholder terkait melaksanakan woro-woro (imbauan) atau sosialisasi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) dengan berkeliling menggunakan mobil yang...

    Berita Terkait