30.4 C
Jakarta
Rabu, 28 Juli 2021
Beranda Daerah Program Padat Karya Tunai Diharapkan Tak Ganggu Kultur Masyarakat...

Program Padat Karya Tunai Diharapkan Tak Ganggu Kultur Masyarakat Desa

Rekomendasi

Lainnya

    DPN PPDI Beri Catatan soal RUU Desa

    Jakarta, desapedia.id - Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tengah menyempurnakan RUU tentang Perubahan Kedua UU...

    Mendes PDTT Pastikan Ruang Isolasi Desa Mampu Tampung 45.710 Pasien Covid–19

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, ruang isolasi desa mampu menampung...

    Langgar PPKM Darurat, Kades Ini Didenda Rp 48 Ribu

    Banyuwangi, desapedia.id – Bertempat di Kantor Desa, Kepala Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Asmuni menggelar hajatan resepsi pernikahan...

    Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengurus rumah tangganya sendiri berdasarkan hak asal usul dan adat istiadat yang diakui dalam pemerintahan nasional, dan berada di daerah Kabupaten.

    Desa identik dengan budaya berupa wujud kepedulian, gotong royong dan kekeluargaan yang begitu tinggi antar sesamanya.

    Tapi, hadirnya kebijakan pemerintah yaitu program padat karya tunai yang bersumber dari dana desa dianggap dapat mengancam keberlanjutan budaya masyarakat desa.

    Hal itu yang dikhawatirkan Bambang Utoro, Ketua Paguyuban Kepala Desa seluruh Kabupaten Kendal, Bahurekso.

    “Saya berharap program padat karya tunai ini tidak menganggu kultur masyarakat desa yang selama ini sudah terbangun, yaitu gerakan gotong royong tanpa pamrih,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

    Dia menambahkan, memang perlu ada program pemerintah yang khusus untuk orang orang desa yang rentan secara ekonomi. Tapi bukan dengan iming-iming duit semata.

    “Program pemerintah harusnya mengedepankan pemberdayaan masyarakat desa dan gotong royong,” harap Bambang.

    Kendati begitu, dia mengakui, pemerintah pusat sesungguhnya mempunyai maksud baik dengan meluncurkan program padat karya. Dengan program ini, sepertiga dana desa dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di masing-masing desa.

    “Saya mengapresiasi program ini, dan kami semua kepala desa di Kabupaten Kendal komit akan menjalankannya,” ungkap Bambang.

    (kont)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    3,287,727
    Kasus Positif
    Updated on 28 July 2021 - 20:03 WIB 20:03 WIB

    Indeks Berita

    Mendes PDTT Pastikan Ruang Isolasi Desa Mampu Tampung 45.710...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, ruang isolasi desa mampu menampung...

    Polres Bekasi Bersama Pemdes Mekarwangi Gelar Vaksinasi Covid-19

    Bekasi, desapedia.id - Demi mendukung percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bekasi, Polres Bekasi bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarwangi menggelar kegiatan Vaksinasi Presisi yang...

    Tekan Penyebaran Covid-19, Dana Desa Keluarkan Rp4,01 Triliun untuk...

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah menggunakan Dana Desa untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di desa. Per tanggal 19 Juli 2021, Dana Desa...

    DPN PPDI Beri Catatan soal RUU Desa

    Jakarta, desapedia.id - Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tengah menyempurnakan RUU tentang Perubahan Kedua UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang...

    Karang Taruna Desa Cijengkol Salurkan Bantuan Sembako untuk Yatim,...

    Bekasi, desapedia.id - Karang Taruna Desa Cijengkol menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim, dhuafa dan warga lanjut usia (lansia) yang berada di wilayah...

    Berita Terkait