30.1 C
Jakarta
Kamis, 29 Juli 2021
Beranda Daerah Program Padat Karya Tunai, Bikin Kades Rubah APBDes

Program Padat Karya Tunai, Bikin Kades Rubah APBDes

Rekomendasi

Lainnya

    Mendes PDTT Pastikan Ruang Isolasi Desa Mampu Tampung 45.710 Pasien Covid–19

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, ruang isolasi desa mampu menampung...

    Langgar PPKM Darurat, Kades Ini Didenda Rp 48 Ribu

    Banyuwangi, desapedia.id – Bertempat di Kantor Desa, Kepala Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Asmuni menggelar hajatan resepsi pernikahan...

    DPN PPDI Beri Catatan soal RUU Desa

    Jakarta, desapedia.id - Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tengah menyempurnakan RUU tentang Perubahan Kedua UU...

    Kepala desa beserta perangkatnya sepertinya harus sibuk merubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2018. Sebab, pemerintah pusat telah menetapkan bahwa tahun ini program padat karya tunai yang sumber pembiayaannya dari dana desa harus berjalan.

    Padahal, menurut Bambang Utoro, Ketua Paguyuban Kepala Desa seluruh Kabupaten Kendal, Bahurekso, APBDes tahun 2018 sudah tersusun sejak akhir 2017 lalu tanpa memasukkan program padat karya tunai tersebut.

    Bambang juga menyayangkan jika program padat karya tunai muncul ketika anggaran sudah harus berjalan.

    “Ini yang kami sesalkan. Mestinya program ini harus terencana dengan baik,” keluh Bambang, belum lama ini.

    Meski begitu, di mengatakan, APBDes di seluruh desa di Kabupaten Kendal telah diubah untuk menyesuaikan dengan program padat karya tunai.

    “Program padat karya tunai ini tetap akan kami laksanakan,” tegasnya.

    Dia menambahkan, selain mengubah APBDes, desa-desa di Kabupaten Kendal tidak menemukan kendala di lapangan dalam menjalankan program padat karya tunai.

    Hanya saja, sampai saat ini semua desa di Kendal belum ada yang menerima dana desa yang bersumber dari APBN. “Jadi program padat karya tunai untuk di Kendal belum berjalan,” ujarnya.

    Bambang mengusulkan program padat karya tunai pada tahun berikutnya tidak dijadikan satu dengan dana desa.

    “Mestinya jadi program tersendiri, sehingga memudahkan pemerintah desa dalam mengelolanya, dan menjadi jelas juga bagi masyarakat desa,” harap Bambang.

    (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    3,287,727
    Kasus Positif
    Updated on 29 July 2021 - 09:20 WIB 09:20 WIB

    Indeks Berita

    Mendes PDTT Pastikan Ruang Isolasi Desa Mampu Tampung 45.710...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, ruang isolasi desa mampu menampung...

    Polres Bekasi Bersama Pemdes Mekarwangi Gelar Vaksinasi Covid-19

    Bekasi, desapedia.id - Demi mendukung percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bekasi, Polres Bekasi bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarwangi menggelar kegiatan Vaksinasi Presisi yang...

    Tekan Penyebaran Covid-19, Dana Desa Keluarkan Rp4,01 Triliun untuk...

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah menggunakan Dana Desa untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di desa. Per tanggal 19 Juli 2021, Dana Desa...

    DPN PPDI Beri Catatan soal RUU Desa

    Jakarta, desapedia.id - Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tengah menyempurnakan RUU tentang Perubahan Kedua UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang...

    Karang Taruna Desa Cijengkol Salurkan Bantuan Sembako untuk Yatim,...

    Bekasi, desapedia.id - Karang Taruna Desa Cijengkol menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim, dhuafa dan warga lanjut usia (lansia) yang berada di wilayah...

    Berita Terkait