33.1 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Nasional PKTD Hanya Salah Satu Upaya Kecil, Dibutuhkan Strategi Besar...

PKTD Hanya Salah Satu Upaya Kecil, Dibutuhkan Strategi Besar dalam Pemulihan Ekonomi Desa Pasca Covid–19

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Jakarta, desapedia.id – Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang pembiayaannya bersumber dari Dana Desa sesungguhnya hanyalah salah satu upaya kecil saja untuk menggerakkan ekonomi. Sejatinya yang dibutuhkan adalah strategi besar pemulihan ekonomi desa.

    Menguatkan berjalannya roda ekonomi idealnya melalui penguatan sektor utama desa yakni pertanian, peternakan dan perikanan. Diantaranya  seperti bantuan pupuk, bibit, pasar desa dan memastikan lancarnya rantai akses distribusi pangan dan sembako secara perlahan memulihkan. Intinya adalah koordinasi dan bekerja bersama untuk desa. Dalam konteks ini, Kemendes PDTT tidak bisa berjalan sendiri.

    Pemikiran ini diutarakan oleh Board of Director Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro), Rohidin Sudarno dalam perbincangannya dengan awak desapedia.id pada Sabtu (2/5).

    Rohidin dimintai tanggapannya atas pernyataan Menteri Desa PDTT yang menyebutkan akan menyiapkan PKTD sebagai antisipasi pasca Covid–19 di desa.

    Rohidin kemudian memberikan penjelasan dengan sebuah simulasi persentase PKTD.

    “misalnya 20 persen dari Total Dana Desa adalah Rp. 200 Juta. Untuk belanja barang/alat dan material PKTD misalnya saja 60 persen, maka sisa 40 persen atau Rp. 80 Juta, jumlah penerima katakanlah 100 orang. Maka dimungkinkan hanya bertahan 1–2 bulan.. Sisanya masih ada 10 bulan. Warga miskin harus tetap mencukupi kebutuhan sehari–hari. Kalau enabling environment–nya tidak jalan maka situasi si warga miskin desa tetap tidak tertolong dalam 10 bulan”, ungkap Rohidin.

    Oleh sebab itu, tegas Rohidin, dibutuhkan strategi besar dalam pemulihan ekonomi desa pasca Covid–19. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,894,025
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 14:37 WIB 14:37 WIB

    Indeks Berita

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP)...

    Rencana Mendes PDTT Angkat Status Pendamping Desa Jadi PPPK...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam rilisnya yang diterima redaksi desapedia.id pada sabtu (22/5) ini, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan bahwa sudah saatnya...

    Gus Menteri Minta UNY untuk Terjun Langsung ke Desa

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri Dies Natalis ke-57 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di...

    Mengintip Geliat Bisnis BUMDes di Nganjuk dan Kutai Kartanegara

    Jakarta, desapedia.id – Pandemi Covid–19 dalam dua tahun terakhir ini telah meluluhluntahkan perekonomian Indonesia dan dunia. Namun demikian, ditengah berbagai keterbatasan akibat pandemi tersebut,...

    Permendes Tinggal Tunggu Pengesahan, Mendes PDTT: Kalau Sudah Selesai...

    Jakarta, desapedia.id – Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). PP ini merupakan turunan dari UU...

    Berita Terkait