27.9 C
Jakarta
Rabu, 28 Juli 2021
Beranda Opini Peran BUMDes Sebagai Jaring Pengaman Ekonomi Desa Disaat Krisis...

Peran BUMDes Sebagai Jaring Pengaman Ekonomi Desa Disaat Krisis Covid-19

Rekomendasi

Lainnya

    Penggunaan Google Classroom dalam Pembelajaran Online

    Tidak ada seorang pun yang menduga dan mampu memprediksi bahwa tahun 2020 akan terjadi pandemi Covid-19 di seluruh negara....

    UU Desa: Lima Perubahan Pokok dan Tantangan Pelaksanaan ke Depan

    Undang-Undang tentang Desa adalah undang-undang pertama pasca-pencabutan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa yang diamanatkan oleh reformasi. Sebelumnya,...

    Debat Ideologi dan Perspektif tentang Desa

    Dalam banyak literatur dan praktik wacana, desa mempunyai banyak definisi, yang tampak netral dan obyektif. Para ahli geografi dan tata...

    Jakarta, desapedia.id Institute for Research and Empowerment (IRE) Yogyakarta melalui akun media sosialnya memberikan penjelasan tentang peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai jaring pengaman ekonomi desa disaat krisis Covid-19 seperti sekarang ini.

    IRE menilai wabah Covid-19 berdampak signifikan terhadap dinamika perekonomian di desa. Untuk mengatasi dampak ekonomi akibat wabah Covid-19 di desa, maka diperlukan peran BUMDes sebagai jaring pengaman ekonomi desa.

    Dampak wabah Covid-19 terhadap ekonomi desa telah membuat perekonomian desa secara umum menurun yang ditandai dengan meningkatnya angka kemiskinan. Kemudian daya beli masyarakat desa menurun drastis. Selain itu, penggangguran di desa akan meningkat seiring dengan arus balik pengangguran dari kota. Dampak lainnya adalah UMKM akan terpuruk akibat produksi dan pasar terganggu.

    Bagi usaha yang sedang berjalan di desa, wabah Covid-19 akan membuat aktivitas produksi usaha menurun bahkan berhenti. Akibatnya, akan terjadi penurunan omset usaha terutama yang bergerak di sektor swasta. Sehingga, pengurangan tenaga kerja atau PHK akan menjadi kenyataan.

    Menurut IRE, ada beberapa upaya dalam mengembangkan BUMDes disaat wabah Covid-19. BUMDes harus mengambil peran mengatasi dampak ekonomi akibat wabah Covid-19 di desa.

    BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.

    Karena itu BUMDes harus hadir menyelamatkan perekonomian desa dengan mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk mengurangi dan mengatasi dampak krisis ekonomi akibat wabah Covid-19. Beberapa potensi dan peluang yang bisa dmanfaatkan didesa antara lain sektor pertanian, perikanan dan peternakan; sektor pengolahan pangan; tenaga kerja di desa dan modal sosial desa.

    IRE menjelaskan, ada beberapa strategi bisnis yang harus dikembangkan oleh BUMDes untuk membawa perekonomian desa keluar dari krisis saat ini. Pertama, mengalihkan sementara usaha yang terdampak ke kegiatan usaha yang kurang atau tidak terdampak wabah Covid-19.

    Kegiatan usaha tersebut bisa berupa usaha produksi dan pemasaran produk industri rumah tangga, usaha penyediaan sembako murah atau bersubsidi kepada masyarakat terutama kelompok rentan, usaha berbasis sektor pertanian dan kebutuhan pokok, usaha lumbung pangan desa, usaha penyediaan bahan baku dan alat-alat produksi melalui skema penyertaan modal atau kredit lunak, usaha produksi atau penyediaan peralatan penyediaan penanganan wabah Covid-19 dengan tetap memegang fungsi sosial.

    Kedua, melakukan konsolidasi internal BUMDes. Ketiga, membangun kemitraan dengan perusahaan swasta, BUMN dan pemerintah untuk memperkuat rantai pasok dan pasar. Keempat, membangun kemitraan dengan kelompok dan pelaku ekonomi di desa. Kelima, mendorong pemerintah desa menambah penyertaan modal bagi BUMDes untuk menjalankan program jaring pengaman sosial dan ekonomi bagi warga miskin dan terdampak. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    3,287,727
    Kasus Positif
    Updated on 28 July 2021 - 22:05 WIB 22:05 WIB

    Indeks Berita

    Penggunaan Google Classroom dalam Pembelajaran Online

    Tidak ada seorang pun yang menduga dan mampu memprediksi bahwa tahun 2020 akan terjadi pandemi Covid-19 di seluruh negara....

    Mendekatkan Pelayanan Pemberdayaan dan Ketransmigrasian: Respon Atas Perubahan SOTK...

    Lahirnya Perpres Nomor 85 Tahun 2020 tentang Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjadi momentum bagi Kemendes, PDTT untuk mensinergikan tata laksana reformasi...

    4 Masalah Struktural Pengelolaan Persampahan

    Saat ini, Indonesia masih berada di urutan ke-2 di dunia setelah China, dalam hal kebocoran plastik di lautan. Nominasi ini telah menjadi penentu utama...

    Pembangunan Sarana Air Bersih Berbasis Masyarakat Dan Pembentukan Peraturan...

    UU No 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa mensyaratkan penguatan kelembagaan desa. Penguatan kelembagaan tidak bisa lagi semata mengandalkan pemerintah tapi perlu ada sinerjitas...

    Menyiapkan Desa Peduli Touberkulosis

    Melihat pertumbuhan kasus TB di Indonesia, wajar jika presiden Joko Widodo menjadikan penanggulangan TB menjadi prioritas. Presiden Joko Widodo mengungkapkan saat membuka rapat terbatas 'Percepatan Eliminasi...

    Berita Terkait