Desapedia

Pentas Cikarageman Berbudaya Ajak Anak Muda Peduli Seni dan Budaya Bangsa

Pemerintah Desa Cikarageman menggelar pentas Cikarageman Berbudaya dengan tema 'Peran Pemuda Terhadap Seni dan Budaya' . (Dok)

Bekasi, desapedia.id – Seiring perkembangan zaman, seni dan budaya tradisional semakin terlupakan. Tak heran, saat ini banyak generasi muda yang tidak lagi mengenal kesenian tradisional daerahnya.

Didasari kekhawatiran akan pudarnya seni budaya lokal di kalangan generasi muda tersebut, Pemerintah Desa Cikarageman menggelar pentas Cikarageman Berbudaya dengan tema ‘Peran Pemuda Terhadap Seni dan Budaya’, di Lapangan Volly, Kampung Sawah, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/1/2020).

Acara ini menampilkan karnaval pakaian adat sunda, kesenian hadroh dari pondok pesantren yang ada di wilayah Desa Cikarageman, pentas seni pencak silat dan seni tari, permainan tradisional, serta pembagian doorprize.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan bazar dan pagelaran wayang goleng semalam suntuk dengan dalang H. Minda Suhendra Mukhtar dan Endang Setia.

Menurut Kepala Desa Cikarageman Markun Hidayat, kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan dan keakraban antar sesama warga Desa Cikarageman.

Adapun tujuan utama dari acara ‘Cikarageman Berbudaya’ ini, lanjut Markun, sebagai bentuk kepedulian dalam rangka melestarikan seni dan budaya Jawa Barat.

“Untuk mengenalkan seni budaya lokal kepada para pemuda. Karena di zaman sekarang ini, seni dan budaya tradisional hampir tidak dikenal oleh para pemuda,” tutur Markun.

Dia berharap kegiatan ini menumbuhkan minat generasi muda untuk melestarikan budaya lokal. “Ini menjadi sarana edukasi untuk para pemuda, karena kita melibatkan mereka secara langsung, baik sebagai pementas maupun sebagai penonton,” ujarnya.

“Dengan begitu, kesenian dan budaya bangsa khususnya Jawa Barat tidak hilang atau musnah di telan zaman,” tambah Markun. (Nur)

Redaksi Desapedia