28.5 C
Jakarta
Sabtu, 11 Juli 2020
Beranda Desa Pemikiran Dekopin tentang Model Sinergitas Koperasi dengan BUMDes

Pemikiran Dekopin tentang Model Sinergitas Koperasi dengan BUMDes

Rekomendasi

Lainnya

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    Satgas Dana Desa Tegaskan Dana Desa Bukan Milik Kades, tapi Milik Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah desa sejak tahun 2015 lalu telah mengelola anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala Desa

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    Jakarta, desapedia.id – Kolaborasi antara koperasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan sebuah keniscayaan bagi gerakan koperasi di Indonesia. Hal tersebut mengingat kebijakan pembangunan nasional dan kesesuaian dengan jati diri koperasi. Salah satu kolaborasi yang perlu dimaksimalkan adalah sinergi koperasi dengan BUMDes yang merupakan garda terdepan dalam ekonomi kerakyatan.

    Dalam rencana strategis Dekopin 2020–2024 yang dipaparkan secara singkat bersamaan dengan Rapat Pimpinan Paripurna Dekopin yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Pahlevi Pangerang pada Kamis (16/1) lalu, dijelaskan tentang model sinergitas koperasi dengan BUMDes dalam bentuk kerjasama dan kolaborasi.

    Dari aspek permodalan, BUMDes dalam melakukan penyertaan modal bagi koperasi, sepanjang tetap bersifat sukarela. Syarat–syaratnya yaitu harus melalui RAT yang telah diatur dalam Permen nomor 12 tahun 2015. Modal penyertaan yang diterima harus digunakan sebagai modal usaha yang dibahas dalam RAT koperasi.

    Sedangkan dari aspek pemasaran, koperasi dan BUMDes dapat bekerjasama dalam memberikan bantuan peluang pasar yang lebih luas. Koperasi disisi lain dapat memasarkan produknya kepada anggota dan pangsa pasar koperasi dan begitu juga berlaku pada BUMDes.

    Dari aspek pengembangan usaha, model sinergitasnya pada pengembangan perekonomian daerah dan desa  terutama terkait dengan satu desa satu produk. Dalam konteks pengembangan usaha ini, BUMDes memerlukan kerjasama dan kolaborasi antarinstansi sehingga fungsi sosial dan komersial dapat terjadi.  (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    72,347
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    DPD RI dan IPB University Gelar FGD Bahas RUU...

    Bogor, desapedia.id – Panitia Perancang Undang–Undang (PPUU) DPD RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Uji Sahih Rancangan...

    Dukung Kebijakan Pemerintah, Papdesi Minta Semua Pihak Hentikan Perdebatan...

    Jakarta, DESAPEDIA.ID - Perdebatan dan polemik dana desa yang bersumber dari APBN masih saja terus bergulir seiring dengan terbitnya pasal 28 angka 8 di...

    Ingin Regulasi Dorong Kemandirian Desa, Mendes PDTT: Masukan dari...

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sambangi Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (27/6/2020). Menteri Desa menghadiri penandatanganan kesepahaman bersama...

    Aturan Dana Desa di UU No. 2/2020 Digugat ke...

    Jakarta, desapedia.id – Pasal 28 angka 8 dalam UU Nomor 2 tahun 2020 tentang Penetapan Perpu No. 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas...

    Bupati Bekasi Bantu Bangun Rumah Janda Tua di Desa...

    Bekasi, desapedia.id - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengunjungi salah satu rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Nenek Roni di Desa Ciledug, Kecamatan Setu,...

    Berita Terkait