30 C
Jakarta
Selasa, 11 Agustus 2020
Beranda Desa Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Diharapkan Mampu Mengangkat Perekonomian Warga...

Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Diharapkan Mampu Mengangkat Perekonomian Warga Desa

Rekomendasi

Lainnya

    Mendagri Tito Karnavian Keluarkan Surat Penundaan Pilkades Serentak

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Surat Perihal Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Awal Agustus, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 12,97 Triliun

    Jakarta, desapedia.id – Terhitung sejak tanggal 2 Agustus tahun 2020, total Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah...

    Bekasi, desapedia.id – Sebanyak lima desa di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat rencananya akan dilintasi ruas tol Jakarta-Cikampek II sisi selatan (Japek II). Kelima desa itu adalah Desa Cibening, Kertarahayu, Burangkeng, Tamansari, dan Ciledug.

    Secara keseluruhan, proyek tol alternatif ini akan membentang dari Jatiasih Kota Bekasi hingga Sadang, Kabupaten Purwakarta. Panjangnya direncanakan mencapai 62 kilometer dengan melintasi 33 kelurahan/desa dari 12 kecamatan di wilayah Jawa Barat.

    Nurbaiti, bagian pengadaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengatakan, luas wilayah di Kabupaten Bekasi yang dibutuhkan dalam proyek tol ini sekitar 200 hektar. “Kecamatan Setu yang paling luas, yaitu sekitar 133 hektar dengan panjang 6,7 kilometer,” terang Nurbaiti kepada desapedia.id, belum lama ini.

    Nurbaiti, bagian pengadaan Kementerian PUPR (kanan), Surya Wijaya, Camat Setu (tengah) – desapedia.id

    Lebih lanjut, Nurbaiti bilang bahwa akan ada gerbang tol di sekitar Desa Burangkeng. Dan nantinya tol Japek II ini terkoneksi dengan jalan tol Cimanggis-Cibitung.

    Kendati demikian, Nurbaiti tidak merinci target penyelesaian proyek tersebut. “Saat ini kami masih dalam tahap sosialisasi ke masyarakat untuk rencana pengadaan tanahnya,” terangnya.

    Sementara itu, Camat Setu Surya Wijaya mendukung penuh atas rencana pembangunan proyek Japek II ini. Dia berharap, tol alternatif ini mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa di Kecamatan Setu.

    “Pembangunan tol ini akan memiliki multiplier effect (efek berganda). Artinya akan memberi dampak positif, terutama bagi pertumbuhan ekonomi yang akan semakin meningkat,” kata Surya.

    Karena itu, Surya berpesan agar pemerintah dan masyarakat desa harus bersiap sejak dini. “Perlu dibangun destinasi-destinasi wisata agar masyarakat luar semakin banyak berkunjung ke Setu. Pembangunan di wilayah Setu tentunya juga akan berkembang pesat. Mungkin nanti ada industri, pusat pertokoan, perdagangan, dan lainnya. Intinya, kita jangan jadi penonton, tapi kita harus bisa jadi pelaku bisnis,” ujar Surya.

    Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi (kanan) – desapedia.id

    Menanggapi pesan itu, Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi, mengatakan, Pemerintah Desa Kertarahayu juga sudah berencana membangun destinasi agrowisata.

    “Inginnya sih tahun depan (2019), tapi ini butuh dukungan pemda (Pemerintah Kabupaten Bekasi). Kami tidak bisa sendirian membangunnya,” ucap Rudi.

    Di sisi lain, Rudi mengakui pembangunan Japek II tentunya akan memberikan dampak positif. “Memudahkan akses transportasi bagi masyarakat, dan akan banyak orang yang bakal lalu lalang melewati Setu,” ucapnya.

    Hal senada juga dikatakan Jahi Hidayat, Kades Tamansari. “Pembangunan tol ini akan menarik investor untuk berinvestasi di Setu. Kami juga sudah merancang Desa Tamansari menjadi desa wisata,” ungkap Jahi.

    Tak berbeda dengan Iing Hidayat, Kades Ciledug. Dia mengatakan, ekonomi masyarakat desa akan terbantu dengan adanya pembangunan jalan tol. “Usaha perdagangan masyarakat akan lebih berkembang maju. Dan kami juga telah memiliki Situ Ciledug yang ke depannya diharapkan bisa menarik banyak pengunjung,” kata Iing.

    Pendapat yang sama juga diungkapkan Kades Burangkeng, Nemin bin H. Sain. “Selain dapat menyerap tenaga kerja, pembangunan tol juga dapat membantu mempermudah pemasaran produk-produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang dimiliki masyarakat desa,” kata Nemin. (Nur Pulo)

    Kades Ciledug, Iing Solihin – desapedia.id

    Kades Burangkeng, Nemin bin H. Sain (kedua dari kiri) – desapedia.id

    Kades Tamansari, Jahi Hidayat

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    125,396
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Mendes PDTT dan Mendagri Siap Dukung PKK Sosialisasi Penggunaan...

    Jakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan dari Menteri Dalam Negeri...

    Awal Agustus, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 12,97...

    Jakarta, desapedia.id – Terhitung sejak tanggal 2 Agustus tahun 2020, total Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah tersalur kepada Keluarga Penerima Manfaat...

    Mendes PDTT Prediksi Padat Karya Tunai Desa Serap 5,2...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengungkap masih terdapat Rp 36,4 Triliun dari Rp 71,2 Triliun anggaran...

    Ketua FKPLD Jateng: Kolaborasi Lembaga–Lembaga Desa Sangat Dibutuhkan dalam...

    Purbalingga, desapedia.id – Desa karanggedang yang terletak di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah merupakan salah satu dari 224 Desa yang telah terpilih sebagai Desa Tematis...

    Atasi Arus Migrasi, Rp 41 Triliun Dana Desa akan...

    Jakarta, desapedia.id –  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, sebanyak Rp 41 Triliun dana desa yang masih tersisa akan...

    Berita Terkait