31.3 C
Jakarta
Jumat, 16 April 2021
Beranda Daerah Ormas Oi Resmi Laporkan Timbunan Tanah di Desa Cibening...

Ormas Oi Resmi Laporkan Timbunan Tanah di Desa Cibening ke Pemkab Bekasi

Rekomendasi

Lainnya

    Perbup Tidak Mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2019, Apdesi Kabupaten Aceh Utara Laporkan Bupati ke Ombudsman

    Banda Aceh, desapedia.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Aceh Utara melaporkan Bupati Aceh Utara kepada Ombudsman...

    Gubernur NTB: SDGs Desa Sangat Luar Biasa

    Mataram, desapedia.id – Dalam sosialisasi Permendesa No.13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 dan Konsultasi Publik RPP...

    Aceh Tenggara Siapkan Lokasi Lumbung Pangan Presiden Jokowi

    Jakarta, desapedia.id – Kabupaten Aceh Tenggara yang terletak diantara pegunungan dan lembah Bukit Barisan selama ini terkenal subur dan...

    Bekasi, desapedia.id – Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Ormas Oi Kabupaten Bekasi resmi melaporkan aktivitas penimbunan tanah di Jalan Amaraden yang tepatnya berada di depan Kantor Desa Cibening, Kecamatan Setu kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi.

    “Kami resmi melaporkan aktivitas penimbunan tanah yang duga tak berizin ini kepada Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi,” kata Ketua BPK Ormas Oi Kabupaten Bekasi, Abdul Rohman usai mengantarkan surat laporan di Komplek Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (22/2/2021).

    Pria yang akrab disapa Dego ini menjelaskan bahwa pihaknya sudah berupaya melaporkan hal tersebut kepada pihak pemerintah desa dan kecamatan setempat. Namun dia menyayangkan hingga saat ini tidak ada tindakan apapun dan terkesan dibiarkan.

    “Jika aktivitas itu tidak ada ijin resmi tentunya bakal merugikan negara dan juga masyarakat,” tegasnya.

    Lebih lanjut aktivis lingkungan hidup ini mengatakan, penimbunan tanah di atas lahan sekitar 1,7 hektare ini dikhawatirkan dijadikan tempat untuk penampungan limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) ataupun barang tambang dan mineral mentah sehingga mengancam kelestarian lingkungan.

    Dari hasil temuannya, tekstur tanahnya berbeda dari tanah merah biasa. “Agak hitam dan berminyak sehingga dikhawatirkan terdapat limbah B3,” ungkapnya.

    “Sampel tanah juga sudah kami ambil dan akan diuji lab dalam waktu dekat. Hal ini untuk memastikan kandungan tanah di dalamnya. Jadi Dinas LH uji lab, kami juga akan uji lab,” imbuh Dego. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,594,722
    Kasus Positif
    Updated on 16 April 2021 - 19:13 WIB 19:13 WIB

    Indeks Berita

    Meski Zona Hijau, Pelaksanaan Salat Tarawih di Setu Tetap...

    Bekasi, desapedia.id - Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat masuk ke dalam daftar daerah berstatus zona hijau Covid-19. Meski...

    Koramil 06/Setu Canangkan Desa Tamansari Sebagai Kampung Pancasila

    Bekasi, desapedia.id - Kodam Jaya meluncurkan program Jayakarta Benteng Pancasila secara virtual di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh...

    Jelang Pilkades dan Pemilihan RT Serentak, Bupati Malinau Gelar...

    Malinau, desapedia.id – Bupati Malinau, Dr. Topan Amrullah menggelar pertemuan dalam bentuk coffee morning pada Sabtu (3/4) lalu di Coffee Tubu, Kabupaten Malinau, Kalimantan...

    Ketua Komite I DPD RI Turun Langsung Validasi Dokumen,...

    Medan, desapedia.id - Tahapan akhir Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Panton Labu, Provinsi Aceh sudah final masuk dalam Prioritas Nasional sebagai Daerah Otonomi...

    Didampingi Anggota DPD RI, Pendamping Desa Asal Papua Barat...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada Senin (29/3) lalu menerima kedatangan sejumlah perwakilan pendamping desa dari...

    Berita Terkait