Desapedia

Minggon Kecamatan Setu: Dorong Bayar PBB, Program Desa Wisata, dan Sukseskan Pelantikan Presiden

Bekasi, desapedia.id – Rapat mingguan atau lebih dikenal dengan sebutan rapat minggon selalu rutin dilaksanakan di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Rabu (16/10/2019), rapat minggon ini di laksanakan di Saung Bambu Kuning, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. Dalam rapat ini hadir jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Setu yaitu Camat Setu Surya Wijaya, Danramil Setu Kapten Sudiro, serta Kapolsek Setu AKP. Wahid Key. Selain itu hadir juga kepala desa atau perwakilan dari sebelas desa di wilayah Kecamatan Setu, serta instansi terkait lainnya.

Sebagai informasi, Kecamatan Setu terdiri dari sebelas desa, diantaranya Desa Cibening, Ciledug, Lubang Buaya, Cijengkol, Burangkeng, Taman Rahayu, Taman Sari, Ragemanunggal, Muktijaya, Kertarahayu, serta Cikarageman.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Setu Surya Wijaya mendorong wajib pajak (WP) untuk segera membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). Sebab, salah satu pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Bekasi berasal dari PBB. Dan pajak ini digunakan untuk membiayai pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Untuk itu, Surya meminta kepada masyarakat di Kecamatan Setu yang belum membayar PBB agar segera membayarnya. Dia juga menekankan agar Ketua RT dan RW setempat untuk aktif menagih PBB kepada warganya. “Wajib hukumnya RT dan RW menagih PBB,” tegas Surya.

Dalam menagih PBB, dia memberikan tips agar penagihannya dapat lebih efektif. Menurutnya, RT dan RW harus dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan penagihan PBB. “Jadi setelah SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) PBB-nya sudah diterima warga, maka RT atau RW tak perlu repot-repot ke rumah warga. Cukup membuat group WhatsApp dengan warga, nah di group ini bisa ditagih PBB-nya,” jelas Surya. “Warga yang belum bayar PBB nanti jadi ketauan di group, kan jadinya mereka malu tuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertarahayu, Dedi meminta dukungan kepada Camat Surya untuk merealisasikan Kertarahayu sebagai desa wisata di tahun 2020.

Selain itu, lanjut Dedi, dalam rangka merealisasikan usulan program dari Forum BPD Kabupaten Bekasi yaitu gerakan penanaman pohon alpukat di setiap desa se-Kabupaten Bekasi, dia minta agar kepala desa untuk memasukkan program tersebut ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes) Tahun 2020.

“Kami juga meminta agar realisasi program Kampung KB di Desa Kertarahayu harus menyesuaikan dengan  program desa wisata yang ada di Desa Kertarahayu,” papar Dedi.

Terkait penanaman pohon alpukat di setiap desa, Kepala UPT Puskesmas Setu II Isniyati Machmud, SKM., menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, selain bernilai ekonomis, penanaman tanaman alpukat akan menjadikan Kabupaten Bekasi  semakin hijau dan lestari serta dapat menekan polusi udara.

Adapun Danramil Setu Kapten Sudiro, berharap agar masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. “Kami berharap nantinya acara pelantikan itu bisa berjalan lancar dan sukses serta damai tanpa ada huru-hara,” tegasnya.

Hal senada uuga diungkapkan Kapolsek Setu AKP. Wahid Key. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengamati dan mengawasi, serta melaporkan segala bentuk potensi kericuhan kepada aparat keamanan.

“Dengan menjaga desa kita masing-masing, maka Insya Allah seluruh wilayah Kecamatan Setu aman dan terkendali,” kata Wahid.

Tak kalah penting, baik Danramil Setu Kapten Sudiro maupun Kapolsek Setu AKP. Wahid Key mengajak masyarakat untuk menolak radikalisme dan terorisme. (Nur Pulo)

Redaksi Desapedia