29.5 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Nasional Menteri Desa Dorong Kades Menjabat Lebih dari Satu Periode,...

Menteri Desa Dorong Kades Menjabat Lebih dari Satu Periode, Pakar: Seharusnya Kedepankan Kapabilitas Sistem  

Rekomendasi

Lainnya

    Di Webinar Nasional Unhan, Prof Djo Usulkan Pilkada Melalui Pemilihan oleh DPRD Selama Masa Pandemi

    Jakarta, desapedia.id – Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 di 270 wilayah kabupaten/kota dan propinsi tahun ini berada...

    Wakapolri: Penanganan Korupsi Dana Desa Diupayakan Langkah Pencegahan Sejak Awal

    Jakarta, desapedia.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan beberapa kebijakan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi. Salah...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Purbalingga, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mendorong kepala daerah (kades) menjabat lebih dari satu periode agar pembangunan berkesinambungan.

    Terkait pernyataan Mendes PDTT, Guru besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), Prof. Dr. Irfan Ridwam Maksum memberikan tanggapannya.

    Menurutnya, dorongan Mendes PDTT tersebut berpotensi dimaknai akan munculnya tekanan terhadap incumbent atau petahana. Prof. Irfan mengatakan, hal tersebut juga dapat berimbas adanya konflik di tingkat grassroot atau akar rumput masyarakat desa.

    Incumbent atau petahan merasa harus maju kembali sampai dua atau tiga periode padahal masyarakatnya belum tentu mau”, tegasnya.

    Prof. Irfan menambahkan, secara administrasi juga tidak menyehatkan kapabilitas desa karena dibiarkan terlalu lama dipimpin oleh person yang sama selama 12 tahun atau lebih.

    Menurutnya, seharusnya jika mengedapankan kapabilitas sistem, maka ganti– ganti Kades juga tidak masalah dalam satu periode.

    Namun demikian, Prof. Irfan melanjutkan, bagaimanapun jika tidak melanggar aturan hak maju di periode dua atau tiga tetap diberi kesempatan untuk incumbent. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    210,940
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    KLC Rilis Kertas Kebijakan: Memperkuat Perlindungan Hukum Bagi Pekerja...

    Jakarta, desapedia.id - Melalui Pendiri dan Ketua Koalisi Lawan Corona (KLC), Nukila Evanty mengirimkan rilis kepada desapedia.id berupa kertas kebijakan (policy paper) tentang "Memperkuat...

    Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi: Kualitas Petani di Desa...

    Jakarta, desapedia.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengakui, kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa masih...

    Berita Terkait