29.5 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Daerah Mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018 dengan Jalan Sehat

Mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018 dengan Jalan Sehat

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Rawan Politik Uang, Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pilkades

    Palangkaraya, desapedia.id – Program keuangan desa menjadi yang terbaik diantara 6 rencana aksi strategis nasional pencegahan korupsi. Bukan hanya itu...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 (Pilgub Jabar) dalam bentuk kegiatan jalan sehat. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan Pilgub Jabar yang akan dilakukan pada 27 Juni 2018 mendatang.

    Kegiatan tersebut dilakukan serempak mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hingga kecamatan yang ada di wilayah Jawa Barat, Minggu (29/4/2018). Di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, misalnya, kegiatan jalan sehat itu diikuti ratusan peserta yang berasal dari 11 desa yang ada di wilayah Kecamatan Setu.

    Sekitar pukul tujuh pagi, ratusan peserta itu sudah memadati lapangan Kantor Kecamatan Setu. Diawali dengan pengarahan jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), baik itu Camat, Danramil, serta Kapolsek setempat, para peserta dilepas mengikuti gerak jalan sehat. Tak kalah menarik, kegiatan sosialisasi juga disemarakkan dengan panggung musik dan pembagian doorprize.

    Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Setu, Endam Bachtiar, mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk mendorong masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Jabar pada 27 Juni 2018 mendatang. Dia menambahkan, pihaknya menargetkan jumlah pemilih di Kecamatan Setu dalam Pilgub Jabar mencapai 80%. Angka tersebut lebih tinggi dari target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat yang mencapai 75%.

    “Kami optimis target 80% tercapai, tapi dengan catatan sosialisasi dapat berjalan lancar sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Karena itu kami tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk berduyun-duyun datang ke TPS (tempat pemungutan suara) pada Pilgub nanti. Kami juga mengharapkan seluruh stakeholder terkait ikut membantu mensosialisasikan Pilgub Jabar kepada masyarakat,” kata Endam kepada desapedia, di sela-sela acara sosialisasi.

    Dia juga menjelaskan, daftar pemilih tetap (DPT) Kecamatan Setu dalam Pilgub Jabar 2018 mencapai 80.750 pemilih. Sedangkan total jumlah tempat pemungutan suara (TPS) mencapai 156 yang tersebar di 11 desa yang ada di wilayah Kecamatan Setu.

    Sementara itu, Marno K Saputra, Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Setu, mengingatkan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar tidak boleh melakukan kampanye di sarana tempat ibadah, pemerintah, serta pendidikan.

    Marno juga mengatakan, pentingnya meningkatkan suara pemilih pemula di Pilgub mendatang. “Untuk mencapai target 80%, sangat penting meningkatkan sosialisasi kepada para pemilih pemula,” ujarnya. “Sosialisasi bisa dilakukan di semua event (kegiatan) agar masyarakat mau menggunakan hak pilihnya,” sambung Marno.

    Adapun Camat Setu Surya Wijaya berharap agar Pilgub Jabar 2018 dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan tidak ada hambatan. “Saya juga mengimbau kepada seluruh ASN (aparatur sipil negara) se-Kecamatan setu, serta kepala desa dan perangkatnya harus netral. Sesuai aturan mereka tidak boleh terlibat kampanye,” pesan Surya.

    Hal senada juga diungkapkan Marjaya, tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD dari Partai Hanura yang ikut hadir dalam sosialisasi tersebut. “Pilgub Jabar diharapkan dapat berjalan aman dan tertib,” ucapnya.

    Dia juga optimis partisipasi pemilih di Kecamatan Setu pada Pilgub Jabar mencapai 80%. “Hanya saja saya menyesalkan dalam acara sosialisasi ini, para kades di wilayah Setu tidak ada satupun yang datang,” pungkas Marjaya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    210,940
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap...

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi...

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri yang digelar pada Rabu (2/9)...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko...

    Bekasi, desapedia.id - UPT Puskesmas Setu I melakukan tes swab terhadap 230 orang yang rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan diprioritaskan terhadap warga...

    Berita Terkait