28.5 C
Jakarta
Sabtu, 11 Juli 2020
Beranda Daerah Mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018 dengan Jalan Sehat

Mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018 dengan Jalan Sehat

Rekomendasi

Lainnya

    Dana Desa Tetap Ada, Tahun 2021 Dianggarkan Rp 72 Triliun  

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjawab keraguan berbagai pihak perihal masa depan...

    Satgas Dana Desa Tegaskan Dana Desa Bukan Milik Kades, tapi Milik Masyarakat

    Jakarta, desapedia.id - Pemerintah desa sejak tahun 2015 lalu telah mengelola anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala Desa

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 (Pilgub Jabar) dalam bentuk kegiatan jalan sehat. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan Pilgub Jabar yang akan dilakukan pada 27 Juni 2018 mendatang.

    Kegiatan tersebut dilakukan serempak mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hingga kecamatan yang ada di wilayah Jawa Barat, Minggu (29/4/2018). Di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, misalnya, kegiatan jalan sehat itu diikuti ratusan peserta yang berasal dari 11 desa yang ada di wilayah Kecamatan Setu.

    Sekitar pukul tujuh pagi, ratusan peserta itu sudah memadati lapangan Kantor Kecamatan Setu. Diawali dengan pengarahan jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), baik itu Camat, Danramil, serta Kapolsek setempat, para peserta dilepas mengikuti gerak jalan sehat. Tak kalah menarik, kegiatan sosialisasi juga disemarakkan dengan panggung musik dan pembagian doorprize.

    Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Setu, Endam Bachtiar, mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk mendorong masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Jabar pada 27 Juni 2018 mendatang. Dia menambahkan, pihaknya menargetkan jumlah pemilih di Kecamatan Setu dalam Pilgub Jabar mencapai 80%. Angka tersebut lebih tinggi dari target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat yang mencapai 75%.

    “Kami optimis target 80% tercapai, tapi dengan catatan sosialisasi dapat berjalan lancar sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Karena itu kami tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk berduyun-duyun datang ke TPS (tempat pemungutan suara) pada Pilgub nanti. Kami juga mengharapkan seluruh stakeholder terkait ikut membantu mensosialisasikan Pilgub Jabar kepada masyarakat,” kata Endam kepada desapedia, di sela-sela acara sosialisasi.

    Dia juga menjelaskan, daftar pemilih tetap (DPT) Kecamatan Setu dalam Pilgub Jabar 2018 mencapai 80.750 pemilih. Sedangkan total jumlah tempat pemungutan suara (TPS) mencapai 156 yang tersebar di 11 desa yang ada di wilayah Kecamatan Setu.

    Sementara itu, Marno K Saputra, Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Setu, mengingatkan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar tidak boleh melakukan kampanye di sarana tempat ibadah, pemerintah, serta pendidikan.

    Marno juga mengatakan, pentingnya meningkatkan suara pemilih pemula di Pilgub mendatang. “Untuk mencapai target 80%, sangat penting meningkatkan sosialisasi kepada para pemilih pemula,” ujarnya. “Sosialisasi bisa dilakukan di semua event (kegiatan) agar masyarakat mau menggunakan hak pilihnya,” sambung Marno.

    Adapun Camat Setu Surya Wijaya berharap agar Pilgub Jabar 2018 dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan tidak ada hambatan. “Saya juga mengimbau kepada seluruh ASN (aparatur sipil negara) se-Kecamatan setu, serta kepala desa dan perangkatnya harus netral. Sesuai aturan mereka tidak boleh terlibat kampanye,” pesan Surya.

    Hal senada juga diungkapkan Marjaya, tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD dari Partai Hanura yang ikut hadir dalam sosialisasi tersebut. “Pilgub Jabar diharapkan dapat berjalan aman dan tertib,” ucapnya.

    Dia juga optimis partisipasi pemilih di Kecamatan Setu pada Pilgub Jabar mencapai 80%. “Hanya saja saya menyesalkan dalam acara sosialisasi ini, para kades di wilayah Setu tidak ada satupun yang datang,” pungkas Marjaya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    72,347
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    UU Nomor 2 tahun 2020 Menghilangkan Kewenangan Lokal Berskala...

    Jakarta, desapedia.id – Mantan Wakil Ketua DPD RI yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk pembentukan...

    DPD RI dan IPB University Gelar FGD Bahas RUU...

    Bogor, desapedia.id – Panitia Perancang Undang–Undang (PPUU) DPD RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Uji Sahih Rancangan Undang-undang Badan Usaha Milik Desa...

    Dukung Kebijakan Pemerintah, Papdesi Minta Semua Pihak Hentikan Perdebatan...

    Jakarta, DESAPEDIA.ID - Perdebatan dan polemik dana desa yang bersumber dari APBN masih saja terus bergulir seiring dengan terbitnya pasal 28 angka 8 di...

    Hindari Antrian dan Kerumunan, Bupati Landak Salurkan BLT Dana...

    Landak, desapedia.id - Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara langsung menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada masyarakat Desa Hilir Kantor, Kecamatan...

    Ingin Regulasi Dorong Kemandirian Desa, Mendes PDTT: Masukan dari...

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sambangi Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (27/6/2020). Menteri Desa menghadiri penandatanganan kesepahaman bersama...

    Berita Terkait