30.4 C
Jakarta
Rabu, 28 Juli 2021
Beranda Opini Mengenal Kampung Literasi di Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan,...

Mengenal Kampung Literasi di Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara

Lisa
Lisahttps://www.desapedia.id/
Pegiat Literasi di Tarakan, Kaltara

Rekomendasi

Lainnya

    Penggunaan Google Classroom dalam Pembelajaran Online

    Tidak ada seorang pun yang menduga dan mampu memprediksi bahwa tahun 2020 akan terjadi pandemi Covid-19 di seluruh negara....

    UU Desa: Lima Perubahan Pokok dan Tantangan Pelaksanaan ke Depan

    Undang-Undang tentang Desa adalah undang-undang pertama pasca-pencabutan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa yang diamanatkan oleh reformasi. Sebelumnya,...

    Negara yang Mengubah, Merusak, dan Menindas Desa

    "Kami harus menghancurkan desa dengan tujuan untuk menyelamatkannya,” demikian ungkap tentara Amerika ketika melakukan serangan terhadap desa-desa di Vietnam...

    Kampung Literasi berdiri sejak Tahun 2019 di RT. 63, Kelurahan Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat. Kampung Literasi merupakan program dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI  dalam rangka menumbuhkembangkan kegiatan literasi  masyarakat di seluruh Indonesia. Komunitas dan TBM LISAN (Taman Bacaan Masyarakat Literasi dan Seni Anak Indonesia) merupakan yang pertama di Kalimantan Utara untuk menjalankan program tersebut. Dalam pelaksanaanya Komunitas dan TBM LISAN berkerjasama dengan Remaja Masjid Al-Mujahidin.

    Kampung literasi didirikan oleh Enny Asrinawati, S.Pd sebagai pendiri sekaligus pembina Komunitas dan TBM LISAN. Dalam pencanangannya, Kampung Literasi diresmikan oleh dr. Khairul M.Kes selaku Wali Kota Tarakan dan dihadiri Lurah karang anyar serta beberapa dinas terkait, beberapa Tokoh Masyarakat dan juga para pegiat Literasi Kota Tarakan.

    Di Kampung Literasi tentunya harus ada satu Taman Bacaan Masyarakat. Di TBM LISAN sendiri memiliki program rutin seminggu tiga kali, seperti kelas memasak,  kelas drama, kelas sains, kelas bahasa Inggris, kelas movie, kelas Musik, kelas baca tulis, kelas membuat kerajinan tangan dan kelas bermain. Kegiatan ini dikhususkan untuk anak-anak yang ada di Kampung literasi TBM LISAN.

    Kampung Literasi ini memiliki 9 titik pojok baca, masing-masing pojok baca memiliki satu Pustakawan dan Pustakawati Cilik. Kegiatan TBM tidak jarang di alihkan ke 9 titik pojok baca sekaligus para relawan pengajar dapat mengontrol 9 titik pojok baca.

    Dua bulan sekali buku di 9 pojok baca akan di Rolling dari satu pojok baca kepojok baca lainnya. Jenis buku yang di berikan beragam, ada buku dongeng, sains, sosial, matematika, Novel, resep masakan, agamis, dll. Buku tersebut di peruntukkan oleh seluruh masyarakat di kampung Literasi dan juga para pengunjung.

    Kajian rutin diadakan setiap 2 bulan sekali, sebagai penanaman nilai intelektual khusus untuk remaja kampung literasi seperti NGOBRAS (Ngobrol Santai Buku) dan NGOBIS (Ngobrol Bisnis). Yasinan juga sesekali diadakan untuk penguatan rohani remaja kampung literasi.

    Selain itu, Membuat akuaponik pembudidayaan Ikan Lele dan tumbuhan kangkung dan sawi. Akuaponik ini dikelola secara langsung oleh relawan literasi dari komunitas Lisan dan juga Remaja Masjid. Untuk mengenalkan salah satu literasi sains, mengarah pada literasi finansial dari hasil penjualan, tentunya secara langsung atau tidak langsung akan memiliki nilai yang harus diperhitungkan untuk mengetahui tingkat kerugian dan keuntungan, biasa disebut dengan literasi numerasi.

    Menanamkan literasi budaya dan kewargaan tentunya merupakan hal yang wajib di Kampung literasi. Dimulai dari hal yang kecil, seperti gotong royong bersama warga yang ada di Kampung literasi dan memiliki beberapa program unggulan yang melibatkan pelajar–pelajar di Kota Tarakan. Seperti lomba permainan tradisional Kota Tarakan, Pekan Anak Nasional dan perayaan 17 agustus (panggung seni) bersama pula dengan warga kampung literasi.

    Penerapan 6 literasi dasar yang telah disederhanakan oleh KEMENDIKBUD RI dari sekian jenis literasi, tentunya merupakan amanah yang harus membudaya khususnya di Kampung Literasi. ***

    Lisa
    Lisahttps://www.desapedia.id/
    Pegiat Literasi di Tarakan, Kaltara

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    - Advertisement -Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    3,287,727
    Kasus Positif
    Updated on 28 July 2021 - 19:02 WIB 19:02 WIB

    Terpopuler

    Menyiapkan Desa Peduli Touberkulosis

    Melihat pertumbuhan kasus TB di Indonesia, wajar jika presiden Joko Widodo menjadikan penanggulangan TB menjadi prioritas. Presiden Joko Widodo mengungkapkan saat...

    UU Desa: Amanat Reformasi dan Desa yang Beragam

    Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa atau seringkali disebut UU Desa, pada dasarnya merupakan buah reformasi terkait kebijakan Negara atas desa, atau yang...

    Debat Ideologi dan Perspektif tentang Desa

    Dalam banyak literatur dan praktik wacana, desa mempunyai banyak definisi, yang tampak netral dan obyektif. Para ahli geografi dan tata ruang menyebut desa sebagai aglomerasi...

    Komunitas Malinau Milenial Mandiri (M3) Siap Mendongkrak Literasi ...

    Penulis : Lisa, Pegiat Literasi Kalimantan Utara, Tinggal di Tarakan Menurut Elizabeth Sulzby “1986”, Literasi ialah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan...

    Refungsionalisasi Desa Sebagai Soko Guru Ketahanan Pangan Nasional

    Abstrak Pandemik Covid 19 telah mengubah pola rantai pasokan pangan baik nasional maupun internasional. Impor pangan tidak lagi dapat menjadi pilihan di tengah pembatasan jalur...

    Berita Terkait