26.1 C
Jakarta
Selasa, 20 Oktober 2020
Beranda Desa Mengangkat Ekonomi Masyarakat Desa dengan UMKM

Mengangkat Ekonomi Masyarakat Desa dengan UMKM

Rekomendasi

Lainnya

    Melalui SDGs Desa, Semua Program Pemerintah Akan Tepat Sasaran

    Makassar, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menjelaskan, selama ini banyak...

    Tingkatkan Pelayanan dan Pengembangan Potensi Desa, Digides Beri Layanan Gratis 

    Jakarta, desapedia.id – Digides atau Digital Desa dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi desapedia.id pada Selasa (13/10), menjelaskan, desa ...

    Peraturan Pemerintah Tentang BUMDes Turunan UU Cipta Kerja Disiapkan

    Jakarta, desapedia.id – Sebagaimana pada pemberitaan desapedia.id sebelumnya, Kemendes PDTT melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul...

    Bekasi, desapedia.id – Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat strategis bagi perekonomian daerah dan nasional. Pasalnya, sektor UMKM mampu menyerap tenaga kerja, dan terbukti meningkatkan potensi budaya dan pariwisata Indonesia.

    Di lingkup yang lebih kecil, Camat Setu, Surya Wijaya, menilai, sektor UMKM juga mampu mensejahterakan masyarakat desa. “Sekarang ini era pemberdayaan masyarakat. Jadi perlu pelaku UMKM yang tangguh dan berdaya saing, sehingga mampu mengangkat ekonomi masyarakat dan juga bisa menyerap tenaga kerja,” kata Surya saat memberi kata sambutan pada acara ‘Kegiatan Pembinaan dan Pengiriman Produk UKM dalam Rangka Pekan Raya Kabupaten Bekasi Tingkat Kecamatan Setu Tahun 2018’, di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (03/10/2018).

    Dia menambahkan, pemerintah desa berperan penting dalam pengembangan sektor UMKM. “Perlu dukungan dari kepala desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) untuk memacu pelaku UMKM untuk dapat lebih maju lagi,” ujarnya.

    Pemerintah desa, kata Surya, tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik semata. Tapi, pemerintah desa juga harus melakukan pemberdayaan masyarakat dengan pembinaan para pelaku UMKM.

    Teknisnya, usulan pemberdayaan masyarakat itu bisa dimasukkan ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Lalu, pemerintah desa dapat menggunakan anggaran dari pemerintah pusat maupun daerah dalam pelaksanaannya.

    Khusus di 11 desa yang ada di Kecamatan Setu, Surya bilang, potensi UMKM-nya cukup besar.  “Para pelakunya sangat kreatif dan terampil. Hanya saja saat ini belum tertata, dan mereka masih mandiri. Jadi ada yang usahanya hidup, banyak juga yang mati. Karena itu sangat dibutuhkan pembinaan,” ungkapnya.

    Di samping itu, pemerintah desa dapat mensinergiskan pelaku UMKM dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Nantinya, BUMDes dapat memasarkan produk-produk UMKM. “Jadi Pelaku UMKM  harus berkoordinasi dengan Kades agar usahanya bisa semakin berkembang,” pesan Surya.

    Di sisi lain, Surya khawatir, jika sektor UMKM tidak digarap, maka warga lokal Setu hanya akan jadi penonton. Sebab, pembangunan di Kecamatan Setu akan semakin berkembang pesat. “Kebun dan sawah semakin tergerus dengan perumahan. Ditambah lagi akan ada dua pintu masuk tol di sini,” ungkapnya.

    Karena itu, masyarakat harus mampu menggali potensi di sektor UMKM. Tak kalah penting, di Kecamatan Setu perlu ada destinasi wisata yang mampu menarik wisatawan. Dengan itu, pelaku UMKM dapat mudah menjual produknya. “Produk, budaya, seni, serta kuliner Setu harus kita angkat. Jangan sampai diambil pihak swasta, sehingga nantinya kita yang akan gigit jari,” ucap Surya.

    Sementara itu, Kasi Ekbang Kecamatan Setu, Arief Subagyo, mengungkapkan, pelaku UMKM masih terkendala dengan masalah modal dan pemasaran. Karenanya, kata Arief, pelaku UMKM dapat mendaftarkan izin usaha mereka kepada pihak kecamatan.

    “Setelah mereka mendaftar, mereka akan mendapatkan Kartu IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil) yang dikeluarkan oleh Bank BRI. Dengan kartu itu, mereka akan mendapatkan kemudahan dalam akses pembiayaan untuk modal,” terang Arief kepada desapedia.id.

    Sedangkan untuk masalah pemasaran, pihak Kecamatan Setu siap memfasilitasi pemasaran produk UMKM. “Rencananya kami akan membuat outlet produk UMKM di kantor Kecamatan Setu. Jadi pelaku UMKM dapat mempromosikan produknya di kantor kami,” ungkap Arief.

    Di samping itu, pihak Kecamatan Setu juga tak menutup kemungkinan akan menggelar kegiatan bazar produk UMKM. “Bisa seminggu sekali atau dua minggu sekali. Nanti kita lihat perkembangannya dulu. Saat ini kami fokus untuk pendataan pelaku UMKM-nya,” tutup Arief. (Nur Pulo/Red)

    Kasi Ekbang Kecamatan Setu, Arief Subagyo

    Beberapa kepala desa ikut hadir dalam acara Kegiatan Pembinaan dan Pengiriman Produk UKM dalam Rangka Pekan Raya Kabupaten Bekasi Tingkat Kecamatan Setu Tahun 2018.

     

     

     

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    361,867
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Ini 4 Model Desa Digital yang Jadi Skala Prioritas...

    Jakarta, desapedia.id – Program Prioritas Nasional sesuai dengan kewenangan desa adalah yaitu pendataan desa, pemetaan sumberdaya dan pengembangan teknologi...

    Peraturan Pemerintah Tentang BUMDes Turunan UU Cipta Kerja Disiapkan

    Jakarta, desapedia.id – Sebagaimana pada pemberitaan desapedia.id sebelumnya, Kemendes PDTT melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa UU...

    Ini Rekomendasi UCLG ASPAC untuk Memperkuat Pelaksanaan SDGs Desa

    Jakarta, desapedia.id – Sekretaris Jenderal United Cities and Local Government wilayah Asia Pasifik (UCLG ASPAC), Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi yang hadir sebagai narasumber pada...

    UU Cipta Kerja Untungkan Masyarakat Desa

    Jakarta, desapedia.id - Pengesahan Rancangan Undang–Undang Cipta Kerja menjadi Undang–Undang telah memiliki banyak catatan. Namun demikian, Pemerintah tetap memandang pemberlakukan UU Cipta Kerja ini...

    Kemensos Bantu Anak Penyintas Disabilitas Ganda di Desa Lubangbuaya

    Bekasi, desapedia.id - Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial menyerahkan bantuan kepada Zayyan Faiq Ubaidillah (5), seorang penyintas disabilitas ganda yang disebabkan rubella...

    Berita Terkait