30 C
Jakarta
Selasa, 11 Agustus 2020
Beranda Daerah Mendes PDTT Dorong Kepahiang Serius Garap Prukades

Mendes PDTT Dorong Kepahiang Serius Garap Prukades

Rekomendasi

Lainnya

    Mendagri Tito Karnavian Keluarkan Surat Penundaan Pilkades Serentak

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Surat Perihal Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Awal Agustus, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 12,97 Triliun

    Jakarta, desapedia.id – Terhitung sejak tanggal 2 Agustus tahun 2020, total Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah...

    Bengkulu, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mendorong agar Kabupaten Kepahiang dapat serius untuk menggarap Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

    Menurutnya, Kepahiang yang berada pada kawasan dataran tinggi cocok mengembangkan kopi, teh, cokelat, dan lada. Selain itu menurutnya, Kabupaten Kepahiang juga memiliki potensi di sektor Pariwisata.

    “Nanti saya akan pertemukan Bupati (Kepahiang) dengan Kementerian Pertanian agar bisa dilihat bisa bantu apa. Soal pariwisata juga nanti akan kita bicarakan soal rest area dengan Kementerian Pariwisata,” ujarnya pada Sosialisasi Penggunaan dan Pengawasan Dana Desa di Kabupaten Kepahiang, Rabu (13/3).

    Eko meminta Bupati Kepahiang untuk segera mengajukan usulan produk unggulan yang akan dikembangkan melalui Prukades. Ia juga minta para kepala desa berdiskusi dengan bupati untuk bersama-sama menentukan produk unggulan yang akan dikembangkan.

    “Tolong kepala desa bicara dengan bupati mau fokus dimana, apa, nanti saya pertemukan dengan kementerian/lembaga terkait, perusahaan, perbankan, agar infrastruktur bisa masuk ke Kepahiang ini,” ujarnya.

    Menteri Eko meyakini, program Prukades akan mampu mendorong Provinsi Bengkulu khususnya Kabupaten Kepahiang untuk lepas dari ketertinggalan. Bengkulu sendiri, lanjutnya, masih berada pada urutan ke 9 ekonomi terendah dari 10 provinsi di Pulau Sumatera.

    “Bengkulu ini masyarakatnya rajin, pekerja keras, tanahnya subur, indah. Potensinya banyak, perkebunan, pariwisata, kelautan, perikanan, kenapa secara ekonomi menjadi provinsi terendah di Pulau Sumatera. Dari 10 provinsi di Sumatera, Bengkulu dapat rangking 9, itu ternyata karena sangat minim infrastruktur,” ungkapnya.

    Terkait infrastruktur, Eko menyampaikan, akan membawa Bupati Kepahiang untuk bertemu dengan kementerian/lembaga terkait. Ia mengajak Bupati Kepahiang untuk mengejar program infrastruktur dari pusat yang tidak bisa difasilitasi oleh Dana Desa.

    “Dana Desa kan hanya bisa untuk membangun jalan desa. Kita perjuangkan sama-sama agar infrastruktur di Bengkulu maju. Kalau infrastruktur nggak maju, ekonomi juga akan sulit untuk maju,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Bengkulu, Juniaheri merespon positif ajakan Mendes PDTT tersebut.

    Juniaheri menyebutkan bahwa produk unggulan desa-desa di Kepahiang sejak dahulu kala sampai saat ini adalah kopi dan teh. “Kepahiang sejuk dan dingin, teh dan kopinya sudah terkenal sejak zaman Belanda,” ujarnya kepada Desapedia.id.

    Menurutnya, desa-desa di seluruh Bengkulu sangatlah mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat yaitu Prukades. Hanya saja, lanjutnya, Kemendes PDTT perlu lebih masif lagi dalam mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) Prukades tersebut.

     “Di Bengkulu ini perangkat desa punya masalah soal kapasitas SDM. Jadi kami minta Kemendes harus benar – benar bimbing kami soal petunjuk teknis melaksanakan Prukades. Kami mampu kok merumuskan apa produk unggulan dan potensi desa kami, tinggal disesuaikan dengan konsepnya Prukades,” ungkapnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    125,396
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Kemendagri Siap Edarkan 74 Ribu Buku Saku Desa Tangguh...

    Jakarta, desapedia.id - Para akademisi Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi menghasilkan sebuah buku berjudul “Buku Saku Desa Tangguh Bencana Lawan...

    Mendes PDTT dan Mendagri Siap Dukung PKK Sosialisasi Penggunaan...

    Jakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Ketua...

    Awal Agustus, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp 12,97...

    Jakarta, desapedia.id – Terhitung sejak tanggal 2 Agustus tahun 2020, total Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah tersalur kepada Keluarga Penerima Manfaat...

    Mendes PDTT Prediksi Padat Karya Tunai Desa Serap 5,2...

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengungkap masih terdapat Rp 36,4 Triliun dari Rp 71,2 Triliun anggaran...

    Melihat Lebih Dekat Peran SDGs Centre di Unila, UniB...

    Jakarta, desapedia.id – Keterlibatan Perguruan Tinggi dalam mengatasi masalah yang ada di masyarakat telah diamanatkan oleh dharma ketiga Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada...

    Berita Terkait