29.5 C
Jakarta
Minggu, 13 September 2020
Beranda Daerah Mendes PDTT Apresiasi Program Dana Desa di Kotamobagu

Mendes PDTT Apresiasi Program Dana Desa di Kotamobagu

Rekomendasi

Lainnya

    Komite I DPD RI Meminta Kemendes PDTT Sederhanakan Regulasi

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja (Raker) secara virtual dengan...

    Rawan Politik Uang, Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pilkades

    Palangkaraya, desapedia.id – Program keuangan desa menjadi yang terbaik diantara 6 rencana aksi strategis nasional pencegahan korupsi. Bukan hanya itu...

    Ini Penjelasan Kemendes PDTT Soal Gerakan Setengah Miliar Masker Desa

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merilis Surat Menteri Desa Pembangunan Daerah...

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo memuji program dana desa yang ada di Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara.

    Menurutnya, pembangunan infrastruktur di sejumlah desa di Kotamobagu sudah terlihat memadai. Karena itu dana desa yang anggarannya dari pemerintah pusat dapat didorong untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor agribisnis.

    “Sudah cukup baik infrastrukturnya. Jadi penggunaan dana bisa didorong untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Mendes saat memantau program dana desa di Desa Bilalang Satu, Kecamatan Kotamobagu Utara, beberapa waktu lalu.

    Di desa ini, Mendes meninjau lokasi pembangunan proyek yang dilakukan lewat program padat karya tunai. Ada tiga proyek pembangunan yang sedang dikerjakan dengan menggunakan anggaran dari dana desa sebesar Rp 831 juta.

    Diantaranya, jalan paving block sepanjang 527 meter, saluran air 265 meter, serta gorong-gorong. Dalam proyek-proyek tersebut, masyarakat yang bekerja mendapat upah Rp100.000.

    “Saya lihat proses pembangunannya dengan padat karya tunai sudah berjalan dengan baik. Apalagi, kaum perempuan juga turut membantu dalam pengerjaannya. Ini sangat bagus sekali,” puji Eko.

    Di sisi lain, dia juga mendorong setiap desa atau kawasan mempunyai satu produk unggulan sehingga bisa dikembangkan bersama lintas sektor.

    Sebagai contoh, kerjasama antara Kabupaten Tulang Bawang, PT Central Pertiwi Bhakti (CPB), dan Bank BTPN untuk merevitalisasi tambak udang di Desa Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

    Setelah program itu, ada 13.000 petambak udang yang kembali membudidayakan udang dengan keuntungan Rp4 juta lebih per bulan.

    Selain itu, Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang juga berhasil membangun agrobisnis dan agrowisata. Desa ini mampu membuat pipa air dari gunung, sehingga kawasan yang tadinya tandus menjadi subur.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Kotamobagu, Muhamad Rudi Mokoginta yang turut mendampingi Mendes meninjau lokasi padat karya berjanji akan terus memantau jalannya program dana desa yang ada di 15 desa.

    Dia menegaskan, program dana desa tidak bisa dikerjakan oleh kontraktor. “Program dana desa lewat padat karya cash harus melibatkan masyarakat. Artinya pekerjaan itu dikerjakan oleh masyarakat atau swakelola,” jelasnya. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    210,940
    Kasus Positif

    Indeks Berita

    Berbekal Laporan dari Inspektorat Daerah, Polri dan Kejaksaan Tangkap...

    Jakarta, desapedia.id – Korupsi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) masih saja terus terjadi...

    Dihadapan Komisi II DPR RI, Kemendagri Ungkap Puluhan Ribu...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Dalam Negeri yang digelar pada Rabu (2/9)...

    Pemdes Terlalu Sibuk dengan Laporan, Pendamping Desa: Karena Terlalu...

    Purbalingga, desapedia.id – Terlalu banyaknya regulasi telah membuat Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi sibuk dengan penyusunan berbagai laporan kegiatan dan program. Sehingga kondisi ini berdampak...

    Transparansi Pemdes dan Partisipasi Warga Desa Menjadi Tolak Ukur

    Jakarta, desapedia.id – Pada medio Agustus 2020 lalu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pernah menuturkan di desapedia.id...

    Puskesmas Setu I Tes Swab 230 Orang dengan Risiko...

    Bekasi, desapedia.id - UPT Puskesmas Setu I melakukan tes swab terhadap 230 orang yang rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan diprioritaskan terhadap warga...

    Berita Terkait