32 C
Jakarta
Jumat, 30 Juli 2021
Beranda Nasional Mendagri Ingatkan Masalah Batas Desa Bisa Menghambat Investasi

Mendagri Ingatkan Masalah Batas Desa Bisa Menghambat Investasi

Rekomendasi

Lainnya

    Desa Sejahtera Astra, Wujud Kolaborasi Kemendes PDTT dan PT Astra International Tbk

    Jakarta, desapedia.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan PT Astra International Tbk bekerjasama membangun...

    DPN PPDI Beri Catatan soal RUU Desa

    Jakarta, desapedia.id - Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tengah menyempurnakan RUU tentang Perubahan Kedua UU...

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    Semarang, desapedia.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan hampir semua desa sampai saat ini belum mempunyai batas–batas yang jelas.

    Menurut mantan Kapolri ini, ketidakjelasan batas desa akan berdampak pada ekonomi dan investasi di daerah tersebut.

    “Masalah batas desa akan membuat daerah kesulitan menarik investasi. Di Provinsi Banten misalnya, ada perusahaan tutup lalu pindah ke Jawa Tengah karena beberapa faktor, yaitu karena UMR, banyak preman yang mengatasnamakan otoritas desa untuk mengambil semacam teling dari perusahaan tersebut, dan batas desanya yang bermasalah”, tegas Tito.

    Tito menambahkan, dengan adanya kebijakan transfer dana desa yang bersumber dari APBN langsung ke rekening desa, dirinya berharap dana desa juga bisa digunakan untuk mengurus penyelesaian batas desa yang kerap bermasalah di hampir semua desa di Indonesia.

    Mendagri Tito menjelaskan bahwa kini pemerintah masih membicarakan tentang kemungkinan mengalokasikan Rp. 20 juta atau Rp. 30 juta dari dana desa untuk menyelesaikan batas desa agar segera diselesaikan sehingga tidak berpengaruh pada investasi.

    Mendagri Tito mengemukakan hal tersebut dihadapan 20 ribu perangkat desa dari seluruh Propinsi Jawa Tengah yang hadir pada Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran Dana Desa dalam Menopang Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Semarang, Selasa (18/2).  (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    3,331,206
    Kasus Positif
    Updated on 30 July 2021 - 13:33 WIB 13:33 WIB

    Indeks Berita

    Sebanyak 92 Persen Dana Desa Telah Dicairkan

    Jakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memaparkan jika hingga 11 Juli 2021,...

    Memperkuat Akses Permodalan Harus Diikuti Penguatan SDM dan Tata...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke–43, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Jawa Timur menggelar webinar dengan tema “Crowdfunding...

    Di Talkshow Kades Iwan, Ketua Komite I DPD RI...

    Jakarta, desapedia.id – Talkshow Kajian Desa bareng Iwan atau Kades Iwan yang tayang secara langsung di TV Desa setiap selasa pukul 18.30 WIB, pada...

    Kemampuan Digitalisasi BUMDesa Akan Terus Ditingkatkan

    Jakarta, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri acara puncak Gerakan Bangga Buatan Indonesia yang bertajuk...

    Kecam Tuduhan Mensos Risma, Ini Penjelasan Apdesi  

    Jakarta, desapedia.id – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP APDESI), Agung Heri Susanto memberikan tanggapannya atas pemberitaan di berbagai...

    Berita Terkait