30 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Desa Masih Banyak Kendala, Program "Dewi" yang Dijanjikan Ma'ruf Amin...

Masih Banyak Kendala, Program “Dewi” yang Dijanjikan Ma’ruf Amin Akan Sulit Terlaksana

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Jalan-jalan Dapat Hadiah? Yuk, Ikutan Lomba Foto Desa Wisata

    Jakarta, desapedia.id - alan-jalan alias piknik terus dapat hadiah? Pasti mau, dong! Nah, ikuti lomba foto desa wisata yang...

    Jakarta, desapedia.id – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengungkapkan program Dewi (desa wisata) dan Dedi (desa digital) yang akan diwujudkan jika terpilih dalam Pemilihan Presiden 2019.

    Hal itu disampaikan Ma’ruf dalam debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). “Kami akan kembangkan di desa-desa, kami ciptakan namanya itu Dewi-Dewi dan Dedi-Dedi, desa wisata dan desa digital,” ujar Ma’ruf.

    Dia hanya menyampaikan hal tersebut, tapi tidak menjelaskan lebih lanjut tentang program Dewi dan Dedi.

    Rencana pengembangan program Dewi tersebut mendapat komentar Budi Kristianto, Sekretaris Umum Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI).

    Budi Kristianto, Sekretaris Umum Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI).

    Menurutnya, program Dewi semenjak bergulirnya Dana Desa memang menjadi salah satu perhatian bagi desa untuk mencoba mengeksplorasi potensi wisata yang ada.

    “Banyak potensi ataupun destinasi baru yang coba dimunculkan dengan salah satunya membentuk kader sadar wisata (Kadarwis), dan dengan membentuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa),” kata Budi saat dihubungi Desapedia.id, di Jakarta, Minggu (14/4/2019).

    Meski begitu, Budi mengungkapkan, sangat banyak tantangan dan kendala yang dihadapi di lapangan untuk mengembangkan desa wisata.

    Pertama, keterbatasan tentang tata kelola. Artinya, potensi ada namun perlu pendampingan dalam hal mengkriet (membuat) sebuah potensi menjadi sesuatu yg punya nilai lebih.

    Kedua, terbatasnya permodalan, karena belum semua BUMDes siap untuk mengelola semua potensi yg ada. “Artinya bahwa capacity building (pengembangan kapasitas) untuk stakeholder di desa sangat diperlukan,” terang Budi.

    Kendala pengembangan program Dewi juga diungkapkan Aris Yudirianto, Ketua Forum Pendamping Desa se-Provinsi Jawa Tengah yang juga Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Purbalingga.

    “Salah satu kendalanya yaitu kepala desa masih mengedepankan infrastrukur sehingga alokasi untuk bidang pemberdayaan masih sangat minim,” ujar Aris. (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,901,490
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 17:43 WIB 17:43 WIB

    Indeks Berita

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran pengurus nasional asosiasi...

    Pemdes Cikarageman Dibantu Babinsa Bergotong Royong Bangun Kantor BPD

    Bekasi, desapedia.id - Pemerintah Desa Cikarageman dibantu Babinsa Koramil 06/Setu bergotong royong membangun kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarageman, di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu,...

    BUMDes di Klaten Ini Sukses Bekerjasama dengan Kalangan Industri

    Klaten, desapedia.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemudo Makmur di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cukup menyita perhatian publik lantaran...

    Cegah Penyebaran DBD, Warga Perum GMM di Desa Lubangbuaya...

    Bekasi, desapedia.id - Warga di Perum Graha Mustika Media (GMM), Desa Lubangbuaya, Kecamatan Setu, bergotong royong membersihkan selokan dan melakukan fogging atau pengasapan, Sabtu...

    Berita Terkait