33.1 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Daerah Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes:...

Luncurkan Integrasi Data Desa dengan e–SAKIP di Sumedang, Mendes: Bisa Dijadikan Contoh Bagi Daerah Lain

Rekomendasi

Lainnya

    Banjir Rendam 13 Desa di Kabupaten Malinau, Waka Komite I DPD RI Fernando Sinaga Kirim Bantuan

    Malinau, desapedia.id – Curah hujan yang tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Malinau sejak Sabtu (15/5) lalu telah mengakibatkan tiga...

    Polsek Setu Tangkap Dua Pengedar Ganja dan Sabu

    Bekasi, desapedia.id - Unit Reskrim Polsek Setu menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu dan ganja. Keduanya yaitu DES alias...

    Cegah Korupsi Dana Desa 2021, Apdesi dan Kejari Kabupaten Banjar Kalsel Siapkan SIJAKA

    Martapura, desapedia.id – Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 sebesar Rp 72...

    Sumedang, desapedia.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendes PDTT dengan Badan Pusat Statistik dan Pemerintah Kabupaten Sumedang di Gedung Negara, Sumedang, Jumat (4/6/2021).

    Turut hadir bersama Gus Menteri, sapaan akrabnya, Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid, Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa Kemendes PDTT Suprapedi, Sekretaris BPI Razali, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyakat Desa Yusra dan Kapusdatin Ivanovich Agusta.

    Gus Menteri dalam kesempatan ini memberikan penghargaan Utama kepada 92 Desa di Kabupaten Sumedang yang telah menyelesaikan pemutakhiran Data Desa berbasis SDGs.

    Penghargaan itu secara simbolis diberikan ke perwakilan Camat, Kepala Desa, dan Pendamping Desa.

    Selanjutnya Gus Menteri menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang soal Penguatan Tata Kelola Pemerintah Desa Berbasis Digital.

    Kemudian menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja Bersama Kepala BPI Suprapedi dengan Deputi Statistik Badang Pusat Statistik (BPS) Setianto soal Peningkatan Kapasitas Desa dalam Mendukung Program Desa Cinta Statistik.

    Dan Perjanjian Kerja Bersama antara Kepala BPI dengan Sekretaris Daerah Sumedang soal integrasi aplikasi e-SAKIP Desa dengan Sistem Informasi Desa.

    Dalam sambutannya, Gus Menteri memberi apresiasi aplikasi e-SAKIP milik Pemerintah Sumedang. Aplikasi perlu ditampilkan di web Kementerian Dalam Negeri dan direkomendasikan untuk digunakan daerah lain.

    Aplikasi yang dibuat oleh internal Pemerintah Kabupaten Sumedang ini mirip dengan kebijakannyang dilakukan Gus Menteri di Kemendes PDTT.

    Kemendes PDTT membuat Sistem Informasi Desa yang disusun langsung oleh ASN Kemendes PDTT untuk mendata 118 Juta warga desa.

    Langkah ini memang jitu dan terbukti Sistem Informasi Desa hingga 3 Juni 2021 telah berhasil mendata 71.372 juta by name dan by address dalam kurun waktu tiga bulan.

    “Ini terbukti, bukan tidak bisa tapi tidak mau berdarah-darah,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY.

    Gus Menteri memaparkan, salah satu alasan untuk menggelar SDGs Desa adalah untuk mengefektifkan Dana Desa dan Rencana Pembangunan Desa.

    Poin- poin dalam SDGs Desa seperti kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan pendidikan menjadi arah yang baik menentukan arah pembangunan desa.

    Gus Menteri menyebutkan aplikasi e-SAKIP Sumedang memiliki kesamaan dengan Sistem Informasi Desa, sesuai dengan bayangan Gus Menteri.

    “Karena dengan data SDGs Desa tadi, desa dalam merencanakan pembangunan tidak lagi berdasarkan keinginan elit-elit desa, tapi berdasakan masalah yang dihadapi desa,” kata Gus Menteri.

    Olehnya Data sangat diperlukan untuk merencakan pembanguna di desa yaitu Data terkait permasalahan di desa dan Data terkait potensi yang dimiliki.

    Disinilah, Kemendes PDTT kemudian lakukan pemutakhiran Data berbasis SDGs Desa dengan harapan perencanaan pembangunan desa di 2023, desa sudah miliki basis data yang bagus.

    Gus Menteri bakal usulkan e-SAKIP untuk dijadikan contoh bagi daerah lain. Pasalnya menurut Gus Menteri, model pembangunan yang paling baik untuk desa adalah replikasi.

    “Replikasi dengan catatan disesuaikan dengan kondisi desa masing-masing,” kata Gus Menteri.

    Setelah itu, Gus Menteri bersama Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir meluncurkan integrasi e-SAKIP Desa dengan Sistem Informasi Desa. (Red)

     

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,894,025
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 13:36 WIB 13:36 WIB

    Indeks Berita

    Luar Biasa, Angka Kasus Covid-19 di Kecamatan Benda Terendah...

    Tangerang, desapedia.id - Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten mampu menekan angka penyebaran Covid-19. Data terbaru Dinas Kesehatan dan Satgas...

    Hasil Swab di Posko Polsek Benda Reaktif Covid-19, ART...

    Tangerang, desapedia.id - Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial EJ (55) yang bekerja di Perumahan Duta Garden kedapatan reaktif Covid-19 saat menjalani tes antigen...

    Rumahnya Dipasangi Stiker, Warga yang Baru Pulang dari Mudik...

    Tangerang, desapedia.id - Warga Kecamatan Benda yang baru pulang dari mudik pada libur Lebaran mendapati rumahnya terpasang stiker yang menandakan bahwa mereka dalam pengawasan Satgas...

    Kapolres Tangerang Kota Ajak Jajarannya Lebih Maksimal dalam Menghadapi...

    Tangerang, desapedia.id - Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Deonijiu de Fatima SIK SH memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh Kapolsek dan Bhabinkamtibmas agar lebih...

    Bangkitkan “Feeling Guilty”, Polsek Benda Melalui Tiga Pilar Pasang...

    Tangerang, desapedia.id - Polsek Benda melanjutkan memasang stiker di rumah-rumah warga yang belum kembali dari mudik pada masa libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, Kamis (20/5/2021)....

    Berita Terkait