33.1 C
Jakarta
Sabtu, 12 Juni 2021
Beranda Nasional Lima Daerah Ini Sukses Jalankan Program Prukades

Lima Daerah Ini Sukses Jalankan Program Prukades

Rekomendasi

Lainnya

    Masa Jabatan Kades Dikembalikan 8–10 Tahun Tanpa Batasan Periodisasi, Ini Usulan Lengkap Papdesi Soal Revisi UU Desa

    Jakarta, desapedia.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia (DPP Papdesi), Hj. Wargiyati memberikan...

    10 Salah Kaprah Pelaksanaan UU Desa Menurut Dr Sutoro Eko Yunanto

    Jakarta, desapedia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite I DPD RI bersama Pakar Desa dengan Agenda Penyempurnaan...

    Banyak Perangkat Desa Diberhentikan Semena–Mena oleh Kades, DPN PPDI Desak DPD RI Bertindak

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual...

    Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) resmi melaksanakan program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) di 102 kabupaten seluruh Indonesia.

    Mengutip data Kemendes PDTT, Senin (9/4/2018), ada beberapa faktor yang mendorong dilaksanakannya program Prukades. Diantaranya, hampir 82,77 persen penduduk desa hidup di sektor pertanian. Selain itu desa harus fokus dengan satu produk unggulan.

    “Dengan klasterisasi produk unggulan maka akan meningkatkan skala produksi. Dan besarnya skala produksi tentu akan menjadi daya tarik bagi investor pasca panen,” terang Kemendes PDTT.

    Dari catatan Kemendes PDTT, ada beberapa daerah yang sukses menerapkan Prukades.

    Pertama, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat yang berhasil memproduksi komoditas jagung. Tercatat, jagung jadi komoditas unggulan di Dompu sejak tahun 2011, dan produksinya mencapai 218.855 ribu ton.

    “Rata rata pertumbuhan ekonomi tahun 2011-2015 capai 6 persen pertahun. Pada 2016, Dompu menempati urutan ke-2 dari 10 kabupaten dalam angka pertumbuhan ekonomi. Dan pahun 2010 lalu menempati urutan ke-9,” tulisnya.

    Kedua, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan produksi belimbing, jambu merah, serta jambu kristal. Buah belimbing super yang dihasilkannya memiliki diameter 8-10 cm (ukuran normal 5-6 cm). Sedangkan jambu kristalnya memiliki diameter 10-12 cm. Dalam program ini Kemendes PDTT telah memfasilitasi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan PT Trans Retail Indonesia.

    Ketiga, Kabupaten Pandeglang, Banten dengan produksi jagung. Untuk lahan pengembangan jagung seluas 51.446 hektar dan telah ditanami 20.441 hektar. Sedangkan rata-rata produksinya mencapai 5 ton/hektar. “Diproyeksikan menjadi produsen jagung terbesar di Banten untuk dikirim ke Jakarta. Dan lima pihak sudah bertransaksi dalam pembelian jagung,” papar Kemendes PDTT.

    Ke-empat, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara dengan produksi jagung. Potensi pengembangannya seluas 20.000 hektar pada 9 kecamatan, dengan target 80.000 ton. “Produksi saat ini 467,5 ton dari 1679,48 hektar, dan Bulog siap bantu untuk gudang penyimpanannya,” terangnya.

    Kelima, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara dengan produksi jagung, dan pengembangan di atas lahan seluas 26.000 hektar. “PT Salim Group dn PT Seger Agro Nusantara siap bantu dalam sarana pasca panen,” tulis Kemendes PDTT.

    (Red)

    Belangganan Newsletter

    - Advertisement -Kontak Untuk Beriklan Di Desapedia
    Desa Siaga Corona Covid-19

    Covid-19

    Indonesia
    1,894,025
    Kasus Positif
    Updated on 12 June 2021 - 13:36 WIB 13:36 WIB

    Indeks Berita

    Tanggapi Komite I DPD RI, Kades Panggungharjo: Semangat Merevisi...

    Jakarta, desapedia.id – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar secara virtual Rapat Dengar Pendapat (RDP)...

    Rencana Mendes PDTT Angkat Status Pendamping Desa Jadi PPPK...

    Jakarta, desapedia.id – Dalam rilisnya yang diterima redaksi desapedia.id pada sabtu (22/5) ini, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan bahwa sudah saatnya...

    Gus Menteri Minta UNY untuk Terjun Langsung ke Desa

    Yogyakarta, desapedia.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri Dies Natalis ke-57 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di...

    Mengintip Geliat Bisnis BUMDes di Nganjuk dan Kutai Kartanegara

    Jakarta, desapedia.id – Pandemi Covid–19 dalam dua tahun terakhir ini telah meluluhluntahkan perekonomian Indonesia dan dunia. Namun demikian, ditengah berbagai keterbatasan akibat pandemi tersebut,...

    Permendes Tinggal Tunggu Pengesahan, Mendes PDTT: Kalau Sudah Selesai...

    Jakarta, desapedia.id – Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). PP ini merupakan turunan dari UU...

    Berita Terkait